Breaking News:

Resmi Jokowi Teken Perpres 117/2021, Premium-Pertalite Tetap Dipasarkan di Seluruh Indonesia

Presiden Jokowi resmi menandatangani Perpres Nomor 117 Tahun 2021 terkait pendistribusian BBM jenis Premium dan Pertalite di seluruh Indonesia.

Penulis: Al Fandy Kurniawan | Editor: Hasrul Rusdi
Abdul Rahman/Tribun-Sulbar.com
Pengendara motor antre untuk membeli BBM jenis Pertamax di SPBU Simbuang Mamuju karena BBM jenis Solar dan Pertalite habis akibat terlambatnya suplai masuk 

TRIBUN-SULBAR.COM - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) resmi menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 117 Tahun 2021 tentang Perubahan Ketiga Atas Perpres Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar pada 31 Desember 2021.

Dalam Perpres Nomor 117 Tahun 2021 yang telah resmi diunggah dalam laman Sekretariat Negara disebutkan bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium dengan Research Octane Number (RON) 88 masih dapat di distribusikan ke seluruh wilayah Indonesia.

Sebelumnya, pemerintah menetapkan bahwa premium hanya dapat di distribusikan ke seluruh wilayah Indonesia, kecuali Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Bali.

Namun, terbaru dalam Pasal 3 Ayat 2 aturan tersebut telah diubah menjadi distribusi BBM jenis Premium masih bisa dilakukan di seluruh wilayah Indonesia, tanpa terkecuali.

Adapun perubahan peraturan yang dibuat oleh pemerintah terkait dengan distribusi BBM jenis Premium sebagai berikut:

Pengendara motor mengisi BBM jenis Pertalite di sebuah SPBU Pertamina di Jakarta
Pengendara motor mengisi BBM jenis Pertalite di sebuah SPBU Pertamina di Jakarta, Jumat (24/12/2021). Pemerintah berencana menghapus BBM RON 88 Premium dan RON 90 Pertalite sebagai upaya mendorong penggunaan BBM yang lebih ramah lingkungan.

Baca juga: Sulbar Masuk 10 Besar Daerah Penggunaan BBM Berkualitas, 91,7 % Pertalite Sedangkan Premium 4 %

Baca juga: Pemerintah Akan Hapus BBM Jenis Pertalite, Anda Siap Beli Pertamax dengan Harga Lebih Mahal?

Pasal 3

(1). Jenis BBM tertentu sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 huruf a terdiri atas minyak tanah (kerosene) dan minyak solar (gas oil).

(2). Jenis BBM khusus penugasan sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 huruf b merupakan BBM jenis bensin (gasoline) RON minimum 88 untuk didistribusikan di wilayah penugasan.

(3). Wilayah penugasan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) meliputi seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved