Rabu, 8 April 2026

Nurdin Abdullah

2 Benda Dipakai di Laut Ini Ternyata Dibeli Nurdin Abdullah Pakai Uang Korupsi

Majelis hakim yang dipimpin Ibrahim Palino menjatuhkan 5 tahun hukuman penjara ditambah denda Rp500 juta kepada Nurdin Abdullah.

Tayang:
Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto 2 Benda Dipakai di Laut Ini Ternyata Dibeli Nurdin Abdullah Pakai Uang Korupsi
Tribun Timur
'Nurdin Abdullah 

TRIBUN-SULBAR.COM,- Gubernur Sulawesi Selatan nonaktif Nurdin Abdullah menerima vonis hukuman dalam sidang putusan dibacakan di Pengadilan Negeri Makassar, Jalan RA Kartini, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (29/11/2021) malam.

Sidang berlangsung sejak pukul 11:20 WITA.

Majelis hakim yang dipimpin Ibrahim Palino menjatuhkan 5 tahun hukuman penjara ditambah denda Rp500 juta.  

"Terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah menjalakan tindak pidan korupsi secara bersama-sama," kata Ibrahim dilansir Tribun-Timur.com.

Selain itu, hakim yang dipimpin Ibrahim Palino juga menjatuhkan hukuman tambahan denda sebesar Rp500 juta kepada mantan bupati Bantaeng ini.

Tak sampai di situ, pengadilan juga menjatuhkan hukuman tambahan dengan pencabutan hak politik tak  boleh dipilih selama 3 tahun pasca bebas.

Dikutip dari laman resminya, bunghattaaward.org, penghargaan Bung Hatta Anti-Corruption Award diberikan oleh perkumpulan Bung Hatta Anti-Corruption Award (BHACA), sebuah organisasi non-profit yang sadar mengenai bahaya korupsi bagi kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara.

Perkumpulan BHACA ini berdiri pada 9 April 2003.

Putri Nurdin Abdullah bersama Gubernur Sulsel (nonaktif), Nurdin Abdullah.
Putri Nurdin Abdullah bersama Gubernur Sulsel (nonaktif), Nurdin Abdullah. (ig putri nurdin)

Nama Bung Hatta dipilih karena dianggap sebagai bapak bangsa yang memberi keteladanan untuk jujur dan baik dalam hubungan pemerintahan dan perilaku kehdupan sehari-hari.

Nurdin Abdullah berterimakasih atas kepercayaan yang diberikan untuk menerima penghargaan ini.

Dalam pidatonya, ia bercerita bagaimana awalnya dilarang keluarga untuk menjadi Bupati.

"Kata anak saya, 'Pak, banyak Bupati yang masuk penjara," ujar Nurdin Abdullah.

Namun, Nurdin pada akhirnya tetap memutuskan menjadi bupati Bantaeng guna membangun daerahnya.

Ketakutan sang anak pun terbukti setelah Nurdin Abdullah harus menerima kenyataan pahit harus mendekam kala terkait kasus gratifikasi dari berbagai pengusaha kontraktor di Sulawesi Selatan.

Dalam percakapannya dengan mantan sekretaris PUTR, Edy Rahmat, Nurdin menyinggung soal Pilkada.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved