Breaking News:

Jembatan Putus

Jembatan Gantung Putus, 58 KK di Desa Manipi Mamasa Terisolir

Menurut Devita, lantai jembatan gantung terbawa arus sehingga menyebabkan tali jembatan Saluwai Manuk terputus.

Tribun Sulbar / Samuel Mesakaraeng
jembatan saluwai manuk Mamasa terputus 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Pana, Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), menyebabkan debit sungai di Desa Manipi meningkat.

Akibatnya jembatan gantung penghubung Dusun Puang ke Dusun Banda, Desa Manipi terputus.

Devita Tudang Karaeng, warga Desa Manipi, mengatakan kejadiannya pada Minggu (21/11/2021), diperkirakan pukul 22.00 Wita.

Menurut Devita, lantai jembatan gantung terbawa arus sehingga menyebabkan tali jembatan Saluwai Manuk terputus.

Sementara jembatan gantung ini merupakan akses utama masyarakat Desa Manipi ke Kota Kabupaten Mamasa.

Karena terputus, warga di Dusun Puang, Desa Manipi, sementara terisolir.

"Tidak bisa dilalui, kondisinya memprihatinkan," ungkap Devita, Senin (22/11/2021).

Sementara itu, Kepala Desa Manipi, Sapan mengatakan, selain debit air tinggi, hujan juga menyebabkan tiang jembatan ambruk.

Akibatnya, lantai jembatan terseret arus sehingga terputus.

"Ada longsor di ujung jembatan jadi tiangnya ambruk," kata Sapan, via telepon.

Akibat insiden ini, sebanyak 58 kepala keluarga (KK) di Dusun Puang terisolir.

"Yang terisolir ini warga Dusun Puang karena ini satu-satunya akses penghubung ke ibu kota desa," ujarnya.

Karena menjadi akses utama Dusun Puang, Sapan berharap ada perhatian pemerintah memperbaiki jembatan gantung tersebut.

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved