Kamis, 9 April 2026

Aku Lokal Aku Bangga

Manisnya Alami, Begini Cara Buat Gula Aren Khas Kalukku Mamuju

Sebelum mengurus tanaman di kebun, Amin biasanya akan menuju ke pohon enau yang berada tak jauh dari kebunnya tersebut.

Tayang:
Penulis: Ilham Mulyawan | Editor: Ilham Mulyawan

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Aku lokal, aku bangga.

Sejak pukul 05.30 WITA, Muhammad Amin Ali (56) sudah meninggalkan rumahnya di Kelurahan Sinyonyoi Selatan, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju lalu menuju ke kebun yang letaknya sekitar 1 kilometer dari kediamannya.

Sehari-hari, Amin berprofesi sebagai petani.

Selain beras, dia juga fokus menanam sayuran, memanen kelapa dan membuat gula aren.

Gula aren adalah pemanis yang dibuat dari nira, yang berasal dari tandan bunga jantan pohon enau.

Biasanya juga diasosiasikan dengan segala jenis gula yang dibuat dari nira, yaitu cairan yang dikeluarkan dari bunga pohon dari keluarga palma, seperti kelapa, aren, dan siwalan.

Sebelum mengurus tanaman di kebun, Amin biasanya akan menuju ke pohon enau yang berada tak jauh dari kebunnya tersebut.

Dia kesana untuk mengambil air nira yang ditadah melalui sebuah jeriken.

Jeriken ini digantungnya tepat di bawah saluran air nira itu sehari sebelumnya.

"Karena keluarnya sedikit-sedikit, jadi jeriken ini saya taruh kemarin. Nanti besok pagi baru diambil. Itu biasanya sudah penuh jerikennya," ujar Amin.

Usai mengambil jeriken berisi air nira, dia kemudian memasang lagi jeriken lain yang kondisinya masih kosong.

Tentu saja untuk menampung cairan dari pohon tersebut, untuk diambil lagi keesokan harinya.

Menenteng jeriken berisi air nira, Amin kemudian bergegas kembali ke kebun.

Kebunnya itu cukup luas.

Terdapat pula sebuah tungku pembakaran yang terbuat dari tanah liat.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved