Breaking News:

HMI Majene

VIDEO: Polres Majene Bebaskan Tiga Kader HMI yang Ditahan Akibat Demo Videotron

Ketiga kader ini dinyatakan bebas setelah sempat ditahan di Mapolres Majene sejak Rabu (6/10/2021) malam.

Penulis: Misbah Sabaruddin | Editor: Nurhadi Hasbi

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Tiga kader HMI cabang Majene yang sempat ditahan Polres Majene akhirnya dibebaskan, Jumat (8/10/2021) malam.

Ketiga kader ini dinyatakan bebas setelah sempat ditahan di Mapolres Majene sejak Rabu (6/10/2021) malam.

Ketiganya ialah Najib, Siddiq dan Ansar.

Mereka ditahan usai memenuhi panggilan Polres Mejene sebagai saksi atas dugaan pemukulan aparat kepolisian saat demo penolakan videotron di depan Kantor Bupati Majene, Kamis (30/9/2021) lalu.

Kapolres Majene AKBP Febryanto Siagian mengatakan penahanan ketiga mahasiswa itu ditangguhkan.

Penangguhan dilakukan dengan alasan kemanusiaan.

Juga ada permohonan pengajuan penangguhan dari keluarga.

"Semua harus berjalan sesuai mekanisme hukum. Hari ini ditangguhkan dengan alasan kemanusiaan. Ada orangtua salah seorang tersangka yang sakit," ujar AKBP Febryanto Siagian, Jumat (8/10/2021) malam.

Ia menyebut, status ketiga mahasiswa ini masih tersangka atau tahanan luar.

"Wajib lapor Senin dan Kamis," terangnya.

Ia berharap, kejadian serupa tidak terulang.

Semua pihak bisa mengambil pelajaran.

Utamanya bagi mahasiswa, jika melakukan aksi demo agar tetap bekerjasama dengan aparat kepolisian.

"Jangan mudah terprovokasi atau disusupi oleh kepentingan-kepentingan pribadi atau kelompok yang justru membuat suasana di Majene ini tidak tertib dan damai,"tandasnya.

Sebelumnya, ketiga mahasiswa ini ditahan dengan ancaman pasal 170 dan 351 KUH, ancaman hukuman di atas lima tahun.

Simak video selengkapnya. (*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Misbah Sabaruddin

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved