Breaking News:

VIDEO: Polisi Sukses Budidaya Sayur Selada Hidroponik, Omset Perbulan Rp 10 Jutaan

Di atas lahan hanya berukuran lebar 12 meter dan panjang 20 meter mampu meraup pundi pundi uang dengan omzet Rp 10 juta perbulan.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Hasrul Rusdi

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Anggota Polisi di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), sukses memanfaatkan lahanya di tengah pandemik Covid-19 dengan budidaya sayur selada hidroponik.

Di atas lahan hanya berukuran lebar 12 meter dan panjang 20 meter mampu meraup pundi pundi uang dengan omzet Rp 10 juta perbulan.

Dia adalah Bripka Sarto (38) warga Aspol Polewali. Ia bertugas di Polsek Binuang, Kabupaten Polman sebagai anggota Sabhara.

Pria dua anak ini memulai usaha dengan budidaya sayur selada dengan sistem menanam di dalam pipa berkukuran beberapa meter mulai sejak 2020 silam.

Baca juga: Jabat Kadis Koperasi UMKM & Perindustrian, Sahari Bulan Komitmen Dorong Pembinaan Koperasi

Baca juga: UPDATE Covid-19 Sulbar Kamis 7 Oktober 2021: Bertambah 8 Kasus, 1 Meninggal dari Mamuju Tengah

Pada saat itu, aktivitas masyarakat tengah dibatasi demi mencegah penyebaran virus corona yang tengah mewabah atau melanda Indonesia.

Selama masa itu, iapun berinisiatif membuka usaha budidaya sayur selada hidroponik dengan belajar otodidak melalui media sosial YouTube.

Karena hasilnya yang menggiurkan, Bripka Sarto terus mengembangkan usahanya hingga sekarang bisa menghasilkan pundi pundi uang.

Berkat ketekunannya, Bripka Sarto sudah dapat mampu memperoleh keuntungan jutaan perbulan.

"Omzet perbulan sekarang bisa 10 juta perbulan," ucapnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved