Breaking News:

Banjir Mamuju

Kanal Dangkal Picu Banjir di Puncak Selatan Mamuju Setiap Hujan Deras

Akibatnya jika hujan lebat terjadi, kanal tak mampu menampung debit air sehingga meluap ke jalanan dan pemukiman warga.

Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli
Banjir di Lingkungan Puncak Selatan akibat luapa kanal 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Pendangkalan kanal di Jl Mognisidi, Kelurahan Binanga, Mamuju, membuat ari selalu meluap ke pemukiman warga setiap hujan deras.

Kenal tersebut meluap kemarin, Senin (4/10/2021) setelah Mamuju diguyur hujan deras.

Sebanyak 20 rumah warga Puncak Selatan Mamuju teremdam banjir akibat luapa kanal tersebut.

Bahkan halaman SMPN 2 Mamuju ikut teremdam akibat luapan air kanal yang berakhir di Sungai Rimuku.

Pantauan Tribun-Sulbar.com, Selasa (5/10/2021), kanal tersebut dangkal akibat bannyak tumpukan sampah plastik.

Akibatnya jika hujan lebat terjadi, kanal tak mampu menampung debit air sehingga meluap ke jalanan dan pemukiman warga.

Ketua RT Puncak Selatan, Nasruddin mengatakan, selain dangkal kanal tersebut juga sempit.

Salah satu warga RT Puncak Selatan, Kelurahan Binangan, Mamuju memperlihatkan dangkalnya kanal.
Salah satu warga RT Puncak Selatan, Kelurahan Binangan, Mamuju memperlihatkan dangkalnya kanal.

"Kami butuh alat berat untuk mengeruk sejumlah titik agar tidak terjadi lagi luapan air," kata Nasruddin kepada Tribun-Sulbar.com, ditemui di lokasi, Selasa (5/10/2021).

Dia pun berharap ada perhatian dari pemerintah setempat.

Pasalnya Jl Mognisidi, Kelurahan Binanga, selalu menjadi langganan banjir jika hujan turun.

Nasaruddin mengaku belum ada laporan kerusakan dari warganya akibat banjir luapa air kanal.

"Hanya tanaman hias saja di depan rumah banyak rusak karena tergenag air," pungkasnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved