Breaking News:

HUT ke 17 Sulbar

Paripurna Istimewa HUT ke-17 Sulbar, Ketua DPRD Singgung Polemik Paving Block RSUD Regional

"Ini bukan hanya agenda rutin tahunan, tetapi sekaligus menjadi wahana refleksi terhadap nilai-nilai luhur para pendahulu," ungkap Suraidah.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com/Habluddin
Ketua DPRD Sulbar Sitti Suraidah Suhardi mempin rapat paripurna istimewa peringatan HUT ke-17 Sulbar. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Paripurna istimewa Hari Ulang Tahun ke-17 Sulawesi Barat (Sulbar) berjalan hidmat di kantor sementara DPRD Sulbar, Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Mamuju, Rabu (22/9/2021).

Turut hadir Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, Wakil Gubernur, Enny Anggraeni Anwar, Fokopimda, Bupati Mamuju, Pimpinan lembaga vertikal dan tamu undangan lainnya.

Hanya 20 Anggota DPRD Sulbar hadir rapat paripurna istmewa dan selebihnya mengikuti secara virtual.

Ketua DPRD Sulbar, Sitti Suraidah Suhardi mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada tamu undangan meluangkan waktunya hadir di momentum sakral tersebut.

Baca juga: HUT Ke-17 Sulbar, Ketua HIPMI Mamuju Harap Roda Perekonomian Sulbar Lebih Maju

Baca juga: 70 Satpol PP Akan Hadang Massa Aksi di Bundaran Kantor Gubernur Sulbar

Ketua DPRD Sulbar Sitti Suraidah Suhardi mempin rapat paripurna istimewa peringatan HUT ke-17 Sulbar.
Ketua DPRD Sulbar Sitti Suraidah Suhardi mempin rapat paripurna istimewa peringatan HUT ke-17 Sulbar. (Tribun-Sulbar.com/Habluddin)

"Ini bukan hanya agenda rutin tahunan, tetapi sekaligus menjadi wahana refleksi terhadap nilai-nilai luhur para pendahulu," ungkap Suraidah.

Peringatan HUT ke-17 Sulbar 22 September 2021 juga menjadi pengingat bagaimana para pejuang mempertahankan Sulawesi Barat.

Dia juga mengingatkan Pemprov agar memperhatikan segala persoalan terjadi di Sulbar.

"Seperti penanganan Covid-19, gempa bumi hingga longsor beberapa pekan terakhir, sehingga kita mendorong agar menata kembali demi kepentingan percepatan pembangunan Sulbar," ujarnya.

Termasuk, sinergitas Provinsi dan Kabupaten terus terjaga sehingga tidak adanya timpang tindih atas ego sektoral masing-masing.

Selain itu, sejumlah permasalahan lainnya permasalahan di RSUD Regional Sulbar belum juga selesai sampai saat ini.

"Sehingga masyarakat yang ingin berobat tidak terganggu adanya permasalahan terjadi," tandasnya.

Kehadirian pemerintah harus komitmen dan moral menjadi pegangan membawa Sulbar menuju provinsi bermartabat.(*)

Laporan Wartawan TRIBUN-SULBAR.COM, Habluddin

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved