Breaking News:

PON Papua ke 20 Akan Libatkan 9.986 Pasukan Keamanan

Komiten Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat akan menjami keamanan pelaksanaan PON ke 20 di Papua.

indonesia.go.id
Petugas kepolisian mengikuti Apel Pengecekan Kesiapan Kendaraan jelang PON XX Papua di PTC Entrop, Jayapura, Papua, Senin (6/9/2021) 

TRIBUN-SULBAR.COM - Komisi Olahraga Nasional (KONI) Pusat menjamin gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 di Papua akan berjalan aman.

Pengamanan ketat akan dilakukan baik sebelum, selama, dan sesudah PON berlangsung.

Dikutip dari indonesia.go.id, Marciano Norman selaku Komisi Olahraga Nasional (KONI) Pusat mengatakan, jika pihaknya telah menjalin hubungan erat dengan Pangdam XII/Cendrawasih dan Kapolda Papua untuk masalah keamanan.

Namun, untuk semakin memperketat tingkat keamanan serta konsentrasi para atlet dan official sepanjang pelaksanaan PON, setiap kontingen diperbolehkan membawa pengamanan internal dari daerahnya masing-masing.

Pengendara sepeda motor melintas di dekat maskot dan slogan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Selasa (3/8/2021). Presiden Joko Widodo memastikan PON XX Papua tetap akan berlangsung pada 2-15 Oktober 2021. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pengendara sepeda motor melintas di dekat maskot dan slogan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Selasa (3/8/2021). Presiden Joko Widodo memastikan PON XX Papua tetap akan berlangsung pada 2-15 Oktober 2021. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Baca juga: Lagu Torang Bisa Jadi Theme Song Resmi PON Papua 2021

Baca juga: Susun Rencana Musda Kabupaten, Karateker Ketua KONI Mamuju: Sesudah PON XX Papua

Personel pengawalan bisa berasal dari Polda maupun Kodam masing-masing daerah.

Tugas personel pengamanan internal kontingen

Personel pengamanan internal ini sebenarnya untuk menjembatani informasi antara kontingen dan pihak keamana berwenang di Papua.

Nantinya, para pengawal ini juga akan melakukan koordinasi dengan Polda Papua, Kodam Cendrawasih, dan Badan Intelijen Daerah Papua jika ada kabar yang menyeruak terkait isu keamanan yang belum dipastikan kebenarannya.

"Mereka ini akan menjadi semacam liaison officer (LO)."

"Jumlah pengamanan internal ini akan disesuaikan dengan jumlah kontingen, namun tak lebih dari 10 sampai 15 orang," tutur Marciano.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved