PON Papua ke 20 Akan Libatkan 9.986 Pasukan Keamanan
Komiten Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat akan menjami keamanan pelaksanaan PON ke 20 di Papua.
Penulis: Suandi | Editor: Muhammad Husain Sanusi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Petugas-keamanan-PON-di-Papua.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM - Komisi Olahraga Nasional (KONI) Pusat menjamin gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 di Papua akan berjalan aman.
Pengamanan ketat akan dilakukan baik sebelum, selama, dan sesudah PON berlangsung.
Dikutip dari indonesia.go.id, Marciano Norman selaku Komisi Olahraga Nasional (KONI) Pusat mengatakan, jika pihaknya telah menjalin hubungan erat dengan Pangdam XII/Cendrawasih dan Kapolda Papua untuk masalah keamanan.
Namun, untuk semakin memperketat tingkat keamanan serta konsentrasi para atlet dan official sepanjang pelaksanaan PON, setiap kontingen diperbolehkan membawa pengamanan internal dari daerahnya masing-masing.
Baca juga: Lagu Torang Bisa Jadi Theme Song Resmi PON Papua 2021
Baca juga: Susun Rencana Musda Kabupaten, Karateker Ketua KONI Mamuju: Sesudah PON XX Papua
Personel pengawalan bisa berasal dari Polda maupun Kodam masing-masing daerah.
Tugas personel pengamanan internal kontingen
Personel pengamanan internal ini sebenarnya untuk menjembatani informasi antara kontingen dan pihak keamana berwenang di Papua.
Nantinya, para pengawal ini juga akan melakukan koordinasi dengan Polda Papua, Kodam Cendrawasih, dan Badan Intelijen Daerah Papua jika ada kabar yang menyeruak terkait isu keamanan yang belum dipastikan kebenarannya.
"Mereka ini akan menjadi semacam liaison officer (LO)."
"Jumlah pengamanan internal ini akan disesuaikan dengan jumlah kontingen, namun tak lebih dari 10 sampai 15 orang," tutur Marciano.
Jumlah pasukan pengamanan PON di Papua
Pasukan TNI-Polri yang dikerahkan untuk pengamanan PON Papua mencapai 9.986 orang dengan rincian, yaitu:
- Pasukan Korps Brigade mobil (Brimob) se-Nusantara sebanyak 1.686 orang
- Pasukan TNI sebanyak 2.800 orang
- Pasukan Polda Papua sebanyak 5.500 orang