Breaking News:

Perahu Sandeq Khas Mandar, Intip Sejarah dan Makna pada Perahu Bercadik Ini

Perahu Sandeq adalah perahu asli khas orang Mandar, Sulawesi Barat. Perahu ini sudah digunakan melaut sejak 3.000 tahun lalu.

Perahu Sandeq Khas Mandar, Intip Sejarah dan Makna pada Perahu Bercadik Ini
ist/Tribun-Sulbar.com
Festival Sandeq Race tahun 2019.

TRIBUN-SULBAR.COM - Perahu adalah alat trasnportasi tertua di dunia dan diketahu muncul pada zaman prasejarah.

Mulanya, perahu digunakan sebagai alat transportasi dalam menunjaang kemudahan bergerak dan alat untuk pemenuhuan kebutuhan ekonomi antar pulau.

Tak hanya sekedar itu, perahu juga sebagai media trasnformasi nilai budaya.

Bahkan berisi tentang konsepsi sebuah kepercayaan.

suasa geladi KPA Sandeq Polman di Pulau Gusung Toraja jelang pengiabran bendera 76 meter
suasa geladi KPA Sandeq Polman di Pulau Gusung Toraja jelang pengiabran bendera 76 meter (Tribun Sulbar / Hasan Basri)

Baca juga: Bentangkan Bendera 76 Meter, Sandeq Pencinta Alam Polman Promosikan Wisata Gusung Toraja

Baca juga: Pecinta Alam Sandeq Polman Kibarkan Bendera 76 Meter di Pulau Gusung Toraja

Tanpa terkecuali masyarakat Mandar, suku yang mendiami wilayah pesisir Sulawesi Barat, tepatnya di Kabupaten Polewali Mandar.

Dikutip dari indonesia.go.id, Suku Mandar menjadikan perahu sebagai identitas diri dan ikon daerah.

Hal ini, karena menjadi pembuktian kehebatan pelaut Mandar dengan membangun perahu legendarisnya.

Dilansir oleh iwarebatik.org, Sandeq bertahan menghadapi ombak besar dan dianggap sebagai sebuah mahakarya pembuatan perahu zaman kuno.

Nenek moyang orang Mandar menggunakan perahu untuk berlayar melintasi benua di Asia dan Afrika.

Sejarah Perahu Sandeq

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved