Perahu Sandeq Khas Mandar, Intip Sejarah dan Makna pada Perahu Bercadik Ini
Perahu Sandeq adalah perahu asli khas orang Mandar, Sulawesi Barat. Perahu ini sudah digunakan melaut sejak 3.000 tahun lalu.
Penulis: Suandi | Editor: Muhammad Husain Sanusi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Sandeq-Race.jpg)
Makna simbolik perahu sandeq
Sandeq memiliki makna simbolik lopi sandeq na malolo yang berarti sandeq yang dibuat harus terlihat indah dan bagus.
Makna setiap bagian pada perahu sandeq, yakni:
1. Dasar lambung atau balakang
Pada bagian ini biasanya menggunakan kayu dari satu pohon untuh jenis berbuah, seperti nangka, mangga, atau durian.
Hal ini memiliki makna agar perahun selalu membuahkan tangkapan ikan yang melimpah.
2. Layar segitiga
Layar segitiga yang ada pada tiang terbuat dari bambu dan memiliki makna keharmonisan hubungan manusia dan Sang Pencipta.
3. Pallayarang
Pallayarang sendiri memiliki makna keyakinan suku Mandar yakni alif atau ketuhanan yang esa.
4. Kemudi atau guling
Posisinya bersandar pada sanggilang tommoane dan sanggilang towaine atau sanggar kemudi laki dan perempuan.
Hal ini mengacu pada konsep gender lokal orang Mandar yang disebut dengan siwaliparri atau penghargaan dan pembagian peran antara laki-laki dan perempuan dalam membangun dan mengarahkan perahu kehidupan.
Cara kerja perahu sandeq
Layaknya perahu pada umumnya, sandeq mengandalkan hembusan angin yang ditangkap oleh layar besar sebagai penggerak untuk menaklukan lautan.