Breaking News:

HUT Kemerdekaan RI

Bentangkan Bendera 76 Meter, Sandeq Pencinta Alam Polman Promosikan Wisata Gusung Toraja

Pengibaran atau pembentangan bendera panjang ini dilakukan oleh para mahasiswa dari Kelompok Pecinta Alam Sandeq Polman.

Tribun-Sulbar.com/Hasan Basri
Sandeq Pecinta Alam Polman bentangkan bendera sepanjang 76 meter di laut Pantai Pasir Putih Pulau Gusung Toraja. 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Kelompok Pencinta Alam (KPA) Sandeq Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) punya cara tersendiri merayakan HUT Kemerdekaan RI ke-76.

Mereka membentangkan bendera¬†sepanjang 76 meter di laut Pantai Pasir Putih Pulau Gusung Toraja.

Pulau Gusung Toraja terletak di Desa Tonyaman, Kecamatan Binuang, Polewai Mandar.

Sandeq Pecinta Alam Polman bentangkan bendera sepanjang 76 meter di laut Pantai Pasir Putih Pulau Gusung Toraja.
Sandeq Pecinta Alam Polman bentangkan bendera sepanjang 76 meter di laut Pantai Pasir Putih Pulau Gusung Toraja. (Tribun-Sulbar.com/Hasan Basri)

"Kenapa kita pilih lokasi ini karena Pulai Gusung Toraja punya nilai keindahan dan wisata. Sehingga kita tempatkan disini untuk promosi juga," kata Pembina sekaligus salah satu pendiri Sandeq Pencinta Alam Polman, Muh Yunus.

Pengibaran atau pembentangan bendera panjang ini dilakukan oleh para mahasiswa dari Kelompok Pecinta Alam Sandeq Polman.

Selain mahasiwa, juga melibatkan sejumlah masyarakat selaku peserta upacara.

Baca juga: Meriahkan HUT RI ke-76, Nelayan di Desa Rea Polman Gelar Lomba Perahu

Baca juga: Irup Upacara HUT RI Ke-76, Sutinah: Kemerdekaan Jangan Hanya Tergambar Lewat Umbul-umbul

Hadir sebagai pembina upacara Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Polman, Andi Parial Patajangi.

Tidak hanya membentangkan bendera 76 meter. Pada momen perayaan HUT Kemerdekaan tahun ini dirangkaikan dengan pembersihan atau pemungutan sampah di Gusung Toraja.

Pembersihan sampah-sampah plastik sudah berjalan sehari sebelum upacara HUT Agustus tersebut.

Sandeq Pencinta Alam Polman juga menggelar perlombaan atau permainan yang melibatkan masyarakat.

Tujuannya adalah untuk menjalin silaturahmi dan keakraban antara pengunjung, masyarakat dengan komunitas pencinta alam tersebut.

Paskibraka Mamuju saat sedang menjalankan tugas di lapangan Ahmad Kirang, Selasa (17/8/2021)
Paskibraka Mamuju saat sedang menjalankan tugas di lapangan Ahmad Kirang, Selasa (17/8/2021) (Nurhadi/Tribun-Sulbar.com)

Muhamad Yunus menambahkan mereka juga rencana akan membuat karang buatan.

Sandeq diketahui sudah berjalan hampir 20 tahun. Sandeq didirikan dari berbagai pihak dari latar belakang kampus berbeda.

"Ada UMI, STIMIK, UIN, UVRI, UNM, Muhammadiyah Malang, 45, STIEM dan beberapa dari kampus lainnya," tuturnya.(*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Hasrul Rusdi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved