Pemerintah Terus Geber Vaksinasi Guna Transisi Pandemi ke Endemi
PPKM luar Jawa-Bali menujukkan tren positif, tren kasus konfirmasi per 100 ribu pendudukan per minggu menurun dan terus mengalami perbaikan.
Penulis: Suandi | Editor: Muhammad Husain Sanusi
TRIBUN-SULBAR.COM - Pemberlakuan Pembatasan kegiatan Masyarakat (PPKM) luar Jawa-Bali menujukkan tren yang positif.
Dilansir oleh ekon.go.id pada Selasa (14/9/2021) tren kasus konfirmasi per 100 ribu pendudukan per minggu menurun dan terus mengalami perbaikan.
"Momentum penurunan kasus sampai di bawah 100 ribu ini harus terus dijaga," kata Airlangga hartarto, menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
Menurut data Komite Penanganan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) per Senin (13/9/2021) kasus aktif nasional tercatat sebanyak 99.696 kasus.
Baca juga: Vaksinasi Kodim 1402/Polman Diikuti Ratusan Warga, Jenisnya Astrazeneca
Baca juga: PT KAI Berlakukan Syarat Vaksinasi Dosis Pertama Mulai Besok Selasa, 14 September 2021
Jawa-bali sebesar 41,18 persen dan luar Jawa-Bali sebesar 58,82 persen.
Sejak diberlakukannya PKKM untuk luar Jawa-Bali, kasus aktif mengalami penurunan.
Wilayah dengan penurunan tertinggi yaitu:
- Nusa Tenggara sebesar -82,98 persen
- Sulawesi sebesar -75,97 persen
- Sumatera sebesar -70,40 persen
- Maluku dan Papua sebsar -53,75 persen
Indikator kasus Covid 19 secara nasional
1. Tingkat Kesembuhan atau recovery rate (RR)
- Tingkat kesembuhan secara nasional adalah 94,27 persen lebih baik dari RR Global yaitu 85,59 persen
- Tingkat kesembuhan di Jawa Bali adalah 95,06 persen