Minggu, 31 Mei 2026

Kasus Covid 19 di Maluku dan Papua Masih Tinggi

Enam Kabupaten/Kota ini menjadi penyumbang terbesar kasus Covid 19 di masing-masing enam pulau besar di Indonesia.

Tayang:
Penulis: Suandi | Editor: Muhammad Husain Sanusi
zoom-inlihat foto Kasus Covid 19 di Maluku dan Papua Masih Tinggi
Covid19.go.id
Wiku Sasmito, Juru Bicara Satgas Covid 19 Indonesia 

TRIBUN-SULBAR.COM - Daerah Jawa-Bali menjadi pulau dengan dominasi populasi penduduk di Indonesia.

Karena didalamnya terdapat juga ibukota negara.

Sehingga untuk aktivitas sosial ekonomiya cenderung padat jika dibanding dengan pulau-pulau lain yang ada di Indonesia.

Hal ini kemudian membuat Jawa-Bali dijadikan sebagai acuan dalam kasus perkembangan Covid 19 di Indoensia, mulai kasus positif, presentase kesembuhan, kematian hingga presentase kasus aktifnya.

Ilustrasi virus Covid 19
Ilustrasi virus Covid 19 (Tangkapan layar Tribunnews)

Baca juga: Update Covid -19 Majene Jumat 10 September 2021: 4 Positif & 3 Sembuh

Akan tetapi, ada hal yang cukup menggemberikan yaitu perkembangan Covid 19 di Jawa-Bali menunjukan tren yang positif karena kasus positifnya mengalami penurunan sebanyak 74 persen.

"Ini adalah perkembangan yang sangat baik," ucap Wiku Sasmito, Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid 19.

Namun demikian, ada hal yang harus menjadi perhatian dalam menangani pasien Covid 19 yang masih sakit agar segera sembuh.

Dikutip dari covid19.go.id pada Sabtu (11/9/2021), Pulau Maluku-Papua menjadi penyumbang besar sebaran kasus aktif Covid 19 di Inonesia yaitu sebanyak 8,6 persen.

Selaku Jubir Satgas Covid 19, Wiku Sasmito meminta, agar para stakeholder di wilayah Maluku-Papua fokus meningkatkan pelayanan kesehatan.

Dan memastikan ketersediaan sarana dan prasarana yang dapat menunjang pelayanan kesehatan untuk pasien Covid 19.

"Lakukan sinkronisasi data antara pusat dan daerah, agar data perkembangan Covid 19 di pusat dan daerah terus akurat," sambungnya.

Lebih lanjut, Wiku juga meminta agar kepala dinas masing-masing wilayah Kabupaten/Kota segera melakukan sinkronisasi dan berkoordinasi dengan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Daerah lain dapat belajar dari Depok karena mampu menyelesaikan sinkronisasi 17 ribu kasus dalam satu minggu," jelasnya.

Berikut data terkait provinsi sebagai penyumbang kasus tertinggi dari enam pula di Indonesia yang berhasil dihimpun oleh tim Tribun-Sulbar.com dari covid19.go.id, yaitu:

1. Pulau Nusa Tenggara di Nusa Tenggara Timur (NTT) (69 persen)

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved