Airlangga Hartarto Jelaskan Semua Merk Vaksin Berkhasiat, 5 Juta Dosis Sinovac kembali Diterima
PT. Bio Farma menerima lima juta dosis vaksin dari Sionvac dalam bentuk finish produk untuk keenam kalinya.
Penulis: Suandi | Editor: Muhammad Husain Sanusi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Petugas-Bio-Farma-Menyimpan-Vaksin.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM - PT. Bio Farma kembali terima vaksin CoronaVac 2 dosis dari Sinovac dalam bentuk finish product untuk keenam kalinya, sebanyak lima juta dosis.
Dikutip dari biofarma.co.id pada Selasa (7/9/2021), pengiriman ini merupakan kelanjutan pengiriman dari total 50 juta dosis yang akan diterima dalam periode Agustus-September 2021 mendatang.
Hal ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam upaya memastikan ketersediaan stok vaksin di Indonesia.
Menurut Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia mengatakan, total Indonesia sudah mengamankan vaksin Covid 19 sebanyak 225,4 juta dosis vaksin dari berbagai merk.
Baca juga: Polsek Urban Kota Mamuju Jemput Warga Untuk Ikut Vaksin Covid-19
Baca juga: Cara Mudah Download Sertifikat Vaksin Covid-19 di Aplikasi PeduliLindungi
Airlangga juga menegaskan, jika masyarakat tak perlu ragu untuk menerima vaksin.
Lantaran, semua merk vaksin yang ada berkhasiat untuk melindungi masyarakat.
"Vaksin dalam bentuk jadi dari CoronaVac sudah diterima sebanyak 33 juta dosis, diterima pada Desember 2020 yang digunakan untuk tenaga medis."
"Sementara vaksin Sinovac dalam bentuk bulk diterima sebanyak 153,9 juta, AstraZeneca sebanyak 19,5 juta dosis, Moderna delapan juta dosis, Pfizer 2,75 juta dosis, dan Sinopharm 8,25 juta dosis," ungkap Airlangga.
Sementara itu, Bambang Heriyanto selaku Sekertaris Perusahaan sekaligus juga Juru Bicara Bio Farma mengatakan, vaksin CoronaVac 2 dosis ini akan segera melewati tahap karantina dan proses sampling.
Agar segera bisa mendapatkan lot rilis dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM).
Sehingga sesegera mungkin bisa di distribusikan ke 34 provinsi di Indonesia.
Sejauh ini, Bio Farma sudah melakukan pendistribusian vaksin sejak Januari hingga minggu pertama September 2021 sebanyak 141,4 juta dosis, terdiri dari:
- CoronaVac satu dosis sebanyak tuga juta dosis
- Covid-19 Bio Farma sebanyak 93,06 juta dosis
- AstraZeneca (Covax, B2B, dan Hibah) sebanyak 16,8 juta dosis