Breaking News:

Airlangga Hartarto Jelaskan Semua Merk Vaksin Berkhasiat, 5 Juta Dosis Sinovac kembali Diterima

PT. Bio Farma menerima lima juta dosis vaksin dari Sionvac dalam bentuk finish produk untuk keenam kalinya.

Laman Resmi PT Bio farma
Petugas penyimpanan vaksin Bio Farma, memindahkan vaksin CoronaVac 2 ds sebanyak lima juta dosis ke fasilitas penyimpanan khusus, dengan suhu 2-8 derajat celcius di Bio Farma (6/9). Vaksin yang diterima dari Sinovac dalam bentuk finish product, merupakan pengiriman ke-50, selanjutnya akan menunggu proses karantina dan sampling dari Badan POM, sebelum didsitribusikan ke 34 provinsi sesuai arahan dari Kementerian Kesehatan, (Foto : Andzar | Corcom Bio Farma) 

TRIBUN-SULBAR.COM - PT. Bio Farma kembali terima vaksin CoronaVac 2 dosis dari Sinovac dalam bentuk finish product untuk keenam kalinya, sebanyak lima juta dosis.

Dikutip dari biofarma.co.id pada Selasa (7/9/2021), pengiriman ini merupakan kelanjutan pengiriman dari total 50 juta dosis yang akan diterima dalam periode Agustus-September 2021 mendatang.

Hal ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam upaya memastikan ketersediaan stok vaksin di Indonesia.

Menurut Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia mengatakan, total Indonesia sudah mengamankan vaksin Covid 19 sebanyak 225,4 juta dosis vaksin dari berbagai merk.

Bio Farma, Kedatangan Lima Juta Dosis Vaksin dari Sinovac
PT Bio Farma Kedatangan 5 Juta Dosis Vaksin dari Sinovac

Baca juga: Polsek Urban Kota Mamuju Jemput Warga Untuk Ikut Vaksin Covid-19

Baca juga: Cara Mudah Download Sertifikat Vaksin Covid-19 di Aplikasi PeduliLindungi

Airlangga juga menegaskan, jika masyarakat tak perlu ragu untuk menerima vaksin.

Lantaran, semua merk vaksin yang ada berkhasiat untuk melindungi masyarakat.

"Vaksin dalam bentuk jadi dari CoronaVac sudah diterima sebanyak 33 juta dosis, diterima pada Desember 2020 yang digunakan untuk tenaga medis."

"Sementara vaksin Sinovac dalam bentuk bulk diterima sebanyak 153,9 juta, AstraZeneca sebanyak 19,5 juta dosis, Moderna delapan juta dosis, Pfizer 2,75 juta dosis, dan Sinopharm 8,25 juta dosis," ungkap Airlangga.

Sementara itu, Bambang Heriyanto selaku Sekertaris Perusahaan sekaligus juga Juru Bicara Bio Farma mengatakan, vaksin CoronaVac 2 dosis ini akan segera melewati tahap karantina dan proses sampling.

Agar segera bisa mendapatkan lot rilis dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM).

Halaman
123
Penulis: Al Fandy Kurniawan
Editor: Muhammad Husain Sanusi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved