Breaking News:

PPKM Mamuju

ALASAN Kenapa Sekolah di Mamuju Belum Belajar Tatap Muka

Wakil Bupati Mamuju Ado Mas'ud mengatakan, pemerintah saat lebih fokus dalam penanganan Covid-19 dan vaksinasi.

Penulis: Nurhadi Hasbi | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Nurhadi
Wakil Bupati Mamuju Ado Mas'ud 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Pemerintah Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) belum agendakan pembelajaran tatap muka dalam waktu dekat.

Seluruh proses pembelajaran masih fokus dengan model daring dari luring akibat pandemi Covid-19 berkepanjangan.

Wakil Bupati Mamuju Ado Mas'ud mengatakan, pemerintah saat lebih fokus dalam penanganan Covid-19 dan vaksinasi.

Apalagi Mamuju masih berstatus PPKM level 3 bahkan masuk zona resiko tinggi penularan Covid-19.

"Masih PPKM level tiga, belum ada rencana (sekolah tatap muka) kita fokus dulu pananggulanan Covid-19 dan program vaksinasi,"kata Ado saat ditemui di ruangan kerjanya, Jl Soekarno Hatta, Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju, Mamuju, Kamis (12/8/2021).

Dari enam kabupaten di Provinsi Sulbar, saat ini Mamuju satu-satunya kabupaten dengan resiko tinggi penularan Covid-19 atau zona merah.

Berdasarkan data Satgas per 11 Agustus 2021, jumlah terkonfirmasi Covid-19 di Sulbar 9.856 kasus.

Dari 9.856 terkonfirmasi positif, sebanyak 2.680 kasus dari Kabupaten Mamuju.

Dengan rincian kasus aktif (rawat & isolasi mandiri) 502 kasus.

Masing-masing isolasi mandiri 486 pasien dan dirawat di rumah sakit 16 pasien.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved