Pilpres 2024

TERNYATA Ini Makna Kepak Sayap Kebhinnekaan di Baliho Puan Maharani

Ketua DPC PDIP Majene Wahyu menampik baliho iPuan maharani ada kaitannya dengan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Penulis: Misbah Sabaruddin | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Misbah Sabaruddin
Baliho Puan Maharani berukuran sekitar 2 x 4 meter terpajang di Jl Jenderal Sudirman, Kelurahan Labuang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Baliho Puan Maharani berukuran sekitar 2 x 4 meter terpajang di Jl Jenderal Sudirman,  Kelurahan Labuang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene.

Baliho ini tepat berada di persimpangan jalan menuju Stadion Prasamya Mandar Majene.

Baliho bewarna merah itu menampilkan foto Puan Maharani berbaju merah dengan lis emas.

Di atasnya, ada benteng moncong putih sebagai lambang Partai PDI-P.

Di baliho tertulis "Kepak Sayap Kebhinnekaan".

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai  PDI-Perjuangan Kabupaten Majene Muhammad Wahyu menjelaskan, makna tulisan itu ialah bahwa partai PDI-P selalu mengedepankan persatuan dan kesatuan.

Diharapkan, kader PDI-P mampu merangkul rakyat Indonesia.

"Ya namanya Bhinneka Tunggal Ika. Walaupun kita berbeda-beda tetapi PDI-P melalui semua kadernya berharap kita adalah satu-kesatuan," ujar Wahyu kepada Tribun-Sulbar.com melalui telepone, Rabu (11/8/2021) siang.

Lanjut Wahyu, kader PDI-P harus mampu melaksanakan apa yang dikehendaki Pancasila demi mempertahankan NKRI.

Senantiasa melakukan hal-hal yang mampu menyatukan rakyat Indonesia. Bukan malah merusak persatuan.

"Kepak Kebhinnekaan bagaimana kita mampu menyatukan seluruh anak bangsa Keberagaman adalah kekuatan kita. Bagaimana kita mampu bergotong-royong di segala aspek," terangnya.

Wahyu juga menampik, baliho itu tidak ada kaitannya dengan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Ia mengaku, baliho itu hanya untuk sosialisasi Puan Maharani sebagai Anggota sekaligus Ketua DPR RI.

"Itu dalam rangka mensosialisasikan beliau sebagai fungsi kontrol DPR RI yang akan dilaksanakan oleh Puan Maharani," ujarnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved