BPBD Sulbar

2 Titik Papan Informasi Rawan Tsunami Dipasang BPBD Sulbar di Kota Mamuju

"Sepanjang Jl Arteri dan Pantai Manakarra tempat ramai.Sewaktu-waktu bisa saja tsunami karena kita tidak bisa prediksi bencana alam ini,"ungkap Darno.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar/Habluddin
Papan Informasi Rawan Tsunami di depan Anjungan Pantai Manakarra, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Mamuju, Sulbar. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Dua papan informasi rawan tsunami terpasang di kawasan Pantai Manakarra, Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).

Pantauan Tribun-Sulbar.com, papan informasi yang dipasang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulbar, berdiri di depan Anjungan Pantai Manakarra.

Kemudian di Jl Arteri, Kelurahan Simboro, Kecamatan Simboro Mamuju.

Baca juga: 96 Bangun Rusak Akibat Gempa Sulbar Ditangani Kementerian PUPR, Termasuk Kantor Gubernur

Baca juga: 6 Bulan Pascagempa Mamuju Puluhan Ruas Jalan Berlubang Mulai Digenangi Air

Tak jauh dari RS Bhayangkara Mamuju.

Kepala BPBD Sulbar Darno Majid, mengatakan, pemasangan papan informasi rawan tsunami bekerjasama Bank Syariah Indonesia.

"Itu peringatan dini kepada warga terkait rawan tsunami,"kata Darno kepada Tribun-Sulbar.com, Sabtu (7/8/2021).

Dikatakan, sepanjang pesisir Sulbar merupakan daerah rawan tsunami.

"Sama saja kalau daerah gunung ada papan informasi rawan longsor. Jadi tidak ada maksud menakuti masyarakat," tambahnya.

Papan Informasi Rawan Tsunami di Jl Arteri Mamuju
Papan Informasi Rawan Tsunami di Jl Arteri, Kelurahan Simboro, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar.

Darno juga mengungkapkan, saat ini baru Kabupaten Mamuju dipasangi papan informasi rawan tsunami.

"Sepanjang Jl Arteri dan Pantai Manakarra tempat ramai. Sewaktu-waktu bisa saja tsunami karena kita tidak bisa prediksi bencana alam ini," ungkap Darno.

Selain itu, BPBD Sulbar juga memasang papan informasi jalur evakuasi.

"Jalur evakuasinya itu ke stadion. Di sana titik kumpul masyarakat jika tsunami datang," bebernya.

"Di pusat, daerah kita selalu menjadi daerah terendah mitigasi bencana. Karena tidak ada peringatan dini kepada warga. Makanya kita buat programnya," sambungnya.

Bukan hanya daerah Mamuju yang akan dipasangi. Namun sepanjang pesisir Sulbar.

"Sepanjang pesisir Sulbar kita akan pasangi bekerjasama Bank Syariah Indonesia," tuturnya.(*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved