Breaking News:

Terkendala Jaringan Internet, PPDB di Sulbar Masih Dilakukan Secara Manual

"Tetap calon peserta didik baru masih harus mendatangi masing-masing sekolah untuk mengambil langsung formulir di panitia PPDB," kata Prof Gufran

Penulis: Nurhadi | Editor: Hasrul Rusdi
TribunSulbar.com/Nurhadi
Calon peserta didik baru mengambil formulir di SMK Negeri Bulo Kabupaten Polman, Sulbar. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2021-2022 pada seluruh sekolah tingkat SMA sederajat di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) sedang berlangsung.

PPDB Sulbar masih dilakukan secara manual.

"Tetap calon peserta didik baru masih harus mendatangi masing-masing sekolah untuk mengambil langsung formulir di panitia PPDB," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis Dikbud) Provinsi Sulbar, Prof Gufran Darma Dirawan, Selasa (8/6/2021).

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka Dibatasi 2 Kali Sepekan, Akademisi Unasman: Tidak Akan Efektif

Baca juga: Mamasa Zona Hijau Covid-19, Penerimaan Siswa Baru Dilakukan dengan Tatap Muka

Sejumlah calon peserta didik baru antri untuk mengambil formulir di SMK Negeri Bulo Kabupaten Polman, Sulbar. Pendaftaran masih dilakukan secara manual karena terkendala jaringan internel.
Sejumlah calon peserta didik baru antri untuk mengambil formulir di SMK Negeri Bulo Kabupaten Polman, Sulbar. Pendaftaran masih dilakukan secara manual karena terkendala jaringan internel. (TribunSulbar.com/Nurhadi)

Prof Gufran menjelaskan, ada beberapa faktor sehingga PPDB tahun ajaran 2021-2022 masih dilakukan masih secara manual.

"Utamanya kendala jaringan internet yang belum memadai," ujar mantan WR II UNM itu.

Ia menuturkan, beberapa sekolah memang sudah memiliki jaringan internet.

Namun terkendala pada kualitas jaringan yang masih sangat lemah.

"Jangankan sekolah yang jauh dari perkotaan, bahkan kebanyakan sekolah yang ada di jalan poros itu masih terkendala jaringan internet," tuturnya.

Ia juga menjelaskan, pihaknya sudah mengirim juknis PPDB ke seluruh sekolah. Tetap mempertimbangkan sistem zonasi.

Baca juga: Sakit dan Nyeri saat Menstruasi? Simak 7 Tips Cara Mengatasi Menstuasi Secara Alami Berikut Ini

Calon peserta didik baru mengambil formulir di SMK Negeri Bulo Kabupaten Polman, Sulbar.
Calon peserta didik baru mengambil formulir di SMK Negeri Bulo Kabupaten Polman, Sulbar. (TribunSulbar.com/Nurhadi)

"Tapi jika ada calon peserta didik baru dari Kecamatan Alu terus ingin mendaftar di SMA 3 Polewali tetap dilayani, tidak ada persoalan, tergantung kapasitas sekolahnya," tuturnya.

Terkait kuota pada setiap sekolah negeri juga menjadi pertimbangan dalam proses PPDB.

Diserahkan kepada masing-masing sekolah berapa kelas yang akan dibuka.

"Tetap dipertimbangkan jumlahnya karena harus menerapkan protokol kesehatan, tergantung sekolahnya, ada yang buka dua, ada yang tiga bahkan ada yang sampai 4 kelas," terangnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved