Kamis, 4 Juni 2026

Mahtan dan SSC Giat Hapus Tatto Gratis untuk Warga Binaan Lapas Polewali Polman Pada 14 Juni

Kegiatan hapus tatto gratis diharapkan menjadi jalan atau solusi warga binaan yang ingin hijrah, mau salat, mau kerja halal

Tayang:
Editor: Ilham Mulyawan
zoom-inlihat foto Mahtan dan SSC Giat Hapus Tatto Gratis untuk Warga Binaan Lapas Polewali Polman Pada 14 Juni
Tribun-Sulbar.com/Mahtan
HAPUS TATTO - Yayasan Masyarakat Hijrah Tanpa Nama (Mahtan) bersama Samaki Selalu Comnunity dan Lapas Polman akan melaksanakan kegiatan hapus tatto gratis Kegiatan ini akan dilaksanakan di Lapas Kelas II B Kabupaten Polman, Minggu (14/6/2026) khusus Warga Binaan Pemasyarakatan. 

TRIBUN-SULBAR.COM - Yayasan Masyarakat Hijrah Tanpa Nama (Mahtan) bersama Samaki Selalu Comnunity (SSC) dan Lapas Polman akan melaksanakan kegiatan hapus tatto gratis.

Kegiatan ini akan dilaksanakan di Lapas Kelas II B Kabupaten Polman, Minggu (14/6/2026) khusus Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Baca juga: BERITA FOTO: Eks Bos BGN Dadan Ditangkap Dugaan Mark Up Anggaran Hingga Jual Beli Dapur MBG

Baca juga: Mantan Ketua DPRD Mamuju Azwar Ditahan 20 Hari untuk Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi makan Minum

Kegiatan hapus tatto gratis diharapkan menjadi jalan atau solusi warga binaan yang ingin hijrah, mau salat, mau kerja halal, tapi tato di badan jadi penghalang.

"Selama ini mau wudhu ragu,mau melamar kerja malu sehingga setelah keluar lapas mereka bukan cuma bebas tapi benar - benar jadi manusia baru yang diterima masyarakat dan menjadi manusia yang lebih baik berguna dan bermanfaat untuk orang banyak," ujar Panitia Pelaksana kegiatan Irfan Pahri Putra.

Kepala Lapas Kelas IIB Polewali, Sudarno menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan tersebut.

"Program hapus tato gratis ini sangat membantu dan memiliki arti yang besar bagi WBP yang ingin berhijrah dan memperbaiki diri. 

"Kami berharap kegiatan ini menjadi motivasi bagi mereka untuk meninggalkan masa lalu, meningkatkan kualitas ibadah, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik dan produktif saat kembali ke tengah masyarakat," ujar Sudarno.

Ingin Berlanjut

Pada kesempatan sama, Pembina Yayasan Mahtan dr Muh Ihsan Kitta,Sp.OT Mengapresiasi Kegiatan yang akan di laksanakan di Lapas Polman.

Dia berharap, kegiatan yang pertama dilaksanakan ini, dapat berlanjut kembali karena hapus tato itu bertahap.

"Tidak ada proses sekali langsung hilang semua butuh proses," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved