Jumat, 1 Mei 2026

Berita Polman

Warga dan Mahasiswa Gotong Royong Bersihkan Bahu Jalan di Oting Polman

Pembersihan dilakukan sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan akses jalan.

Tayang:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Warga dan Mahasiswa Gotong Royong Bersihkan Bahu Jalan di Oting Polman
Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli
GOTONG ROYONG - Sejumlah warga dan mahasiswa bergotong royong membersihkan jalan di Lingkungan Oting, Kelurahan Balanipa, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat (1/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Warga dan mahasiswa KKN gotong royong membersihkan bahu jalan di Oting Polman.
  • Kegiatan menebang pohon liar dan membersihkan drainase yang tersumbat sampah.
  • Aksi ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN – Sejumlah warga dan mahasiswa bergotong royong membersihkan jalan di Lingkungan Oting, Kelurahan Balanipa, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat (1/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sebuah pohon besar yang tumbuh di bahu jalan ditebang karena dinilai membahayakan pengguna jalan.

Pembersihan dilakukan sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan akses jalan.

Baca juga: Warga Lampa Terkena Panah Busur Saat Melintas di Wonomulyo Polman, Polisi Selidiki Pelaku

Baca juga: Warga Polman Serbu Pasar Murah Peringatan Hari Buruh di Pekkabata

Kegiatan ini melibatkan pemerintah setempat serta mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) Universitas Tomakaka Mamuju angkatan XVIII.

Warga Bersihkan Pohon dan Drainase Jalan

Kepala Lingkungan Oting, Rahmat Hariadi, mengatakan kegiatan bakti sosial tersebut berhasil menebang satu pohon besar serta sejumlah tanaman liar di bahu jalan.

“Bakti sosial ini setidaknya berhasil menebang satu pohon besar yang tumbuh di bahu jalan serta sejumlah tanaman lain yang tumbuh liar,” kata Rahmat kepada wartawan.

Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari peraturan Kementerian PUPR terkait fungsi badan jalan, bahu jalan, dan drainase.

Area tersebut tidak diperbolehkan untuk ditanami maupun didirikan bangunan.

Tujuannya untuk menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman dilalui kendaraan.

“Bakti sosial dengan membersihkan bahu jalan merupakan langkah untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman sesuai aturan,” ujarnya.

Selain fokus pada bahu jalan, warga juga membersihkan sampah di saluran drainase.

Sampah yang menumpuk kerap menimbulkan bau tidak sedap.

Warga tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut sebagai bentuk kebersamaan dan semangat gotong royong.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved