Senin, 13 April 2026

Anak Diserang Anjing

Bocah di Wonomulyo Polman Divaksin Berkala Usai Diserang Anjing Rabies

Korban kini dalam pemantauan petugas kesehatan Puskesmas Wonomulyo agar terus mendapatkan perawatan.

Tayang:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Bocah di Wonomulyo Polman Divaksin Berkala Usai Diserang Anjing Rabies
Tribun-Sulbar.com/fahrun
DISERANG ANJING LIAR - Bocah bernama Wira (5) diserang anjing liar di Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polman, Sulbar, kini mendapat perawatan medis di Puskesmas Wonomulyo, Selasa (31/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Wira (5) diserang anjing rabies dan kini menjalani vaksinasi bertahap hingga empat kali.
  • Dinkes memastikan stok vaksin anti rabies tersedia di seluruh Puskesmas.
  • Pemerintah akan melakukan vaksinasi darurat dan eliminasi selektif untuk mencegah penyebaran rabies.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Bocah bernama Wira (5) harus diberi suntikan vaksin anti rabies secara berkala usai diserang anjing liar di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (13/4/2026).

Korban kini dalam pemantauan petugas kesehatan Puskesmas Wonomulyo agar terus mendapatkan perawatan.

Hal itu dilakukan karena anjing yang menyerang korban dinyatakan positif rabies berdasarkan hasil pemeriksaan Balai Besar Veteriner (BBVet) Maros.

Baca juga: Nyaris Hilang! Tas Berisi Rp104 Juta, Emas 11 Gram & BPKB Mobil Jatuh Ditemukan Warga di Kalukku

Baca juga: Warga Keluhkan Tambang Ilegal di Sungai Lariang Pasangkayu, Ngaku Diancam hingga Lahan Terkikis

"Kami dari pihak Puskesmas sudah memberikan vaksin sesuai dengan protap (prosedur tetap). Kami masih akan memantau pasiennya," kata Kepala Puskesmas Wonomulyo, Sapriani, kepada wartawan.

Ia menyebut pemberian Vaksin Anti Rabies (VAR) terhadap korban dilakukan secara bertahap.

Sebanyak empat kali hingga hari ke-21 pascagigitan pada Selasa (31/3/2026) lalu.

Korban Wira sendiri sudah mendapatkan vaksin ketiga, dan setelah itu akan diberikan vaksin terakhir.

Sapriani menyebut empat bocah yang menjadi korban serangan anjing liar di daerah ini dalam kondisi baik-baik saja.

"Kita rutin mengajukan permintaan VAR untuk mengantisipasi terjadinya hal tidak diinginkan," ungkapnya.

Stok Vaksin Dipastikan Aman

Sementara Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Polman, dr Gunadil, mengatakan semua orang yang menjadi korban gigitan hewan penular rabies harus diberi vaksin.

Ia memastikan ketersediaan vaksin di setiap Puskesmas, termasuk di Dinkes Polman, untuk mengantisipasi merebaknya kasus serangan anjing liar.

"Stok vaksin sementara ini aman, jadi setiap Puskesmas itu diberi stok untuk jaga-jaga, nanti kalau kurang akan ditambah lagi," ungkap dr Gunadil.

Sebelumnya diberitakan, satu anjing yang menerkam bocah laki-laki bernama Wira (5) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), dipastikan positif rabies, Jumat (10/4/2026).

Dinas terkait akan menggelar vaksinasi darurat hingga eliminasi selektif terhadap hewan di sekitar lokasi kejadian.

Hal itu dilakukan untuk memutus rantai penularan rabies usai ditemukannya kasus anjing positif rabies.

Kepastian tersebut berdasarkan Laporan Hasil Uji (LHU) dari Balai Besar Veteriner (BBVet) Maros dengan Nomor Registrasi 070004/R730801/04/2026 yang terbit pada 8 April lalu.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved