Harga Plastik Naik
Pengusaha Tempe di Polman Meradang Imbas Harga Kedelai dan Kantong Plastik Naik
Menurutnya, kenaikan harga bahan baku kedelai dan kantong plastik kemasan memaksanya memutar otak agar tidak merugi.
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Pengusaha-tempe-di-Desa-Sidorejo-Kecamatan-Wonomulyo-Kabupaten-Polman.jpg)
Sebab, kenaikan harga plastik juga berpotensi berdampak pada harga kebutuhan lainnya.
"Sehari bisa produksi 35 kilogram. Karena kebutuhan pokok, warga pasti membeli. Mudah-mudahan harga segera stabil, karena semua akan ikut naik," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, harga kantong plastik mengalami kenaikan di Kompleks Pasar Sentral Pekkabata, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (6/4/2026).
Kantong plastik untuk satu pack kini berada di harga Rp15 ribu per pack, dari sebelumnya Rp10 ribu.
Sementara dalam satu ikat berisi 10 pack dijual seharga Rp140 ribu, dari sebelumnya Rp90 ribu per ikat.
Kenaikan harga ini terpantau di beberapa toko aneka plastik dan telah terjadi sejak satu pekan terakhir.
Meski mengalami kenaikan, kantong plastik tetap dibeli para pedagang untuk keperluan usaha.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli
| Curhat Pedagang Gado-gado di Topoyo Mateng, Harga Plastik Naik Jadi Rp15 Ribu, Untung Makin Tipis |
|
|---|
| Harga Plastik di Mamuju Tengah Melonjak 50 Persen, Bahan Baku Langka Akibat Konflik Timur Tengah |
|
|---|
| Harga Plastik Naik 50 Persen, Pelaku UMKM Mamuju Mulai Rasakan Dampak |
|
|---|
| Curhat Pedagang di Polman saat Harga Plastik Naik : Mau Naikkan Harga Tapi Takut Pelanggan Kabur |
|
|---|
| Penjual Bubur Kacang Ijo di Polman Menjerit Gegara Harga Plastik Mahal |
|
|---|