Polman
Dua Warga Diserang Buaya, Warga Bantaran Sungai Mandar Polman Diliputi Cemas
Serangan buaya pertama dialami oleh warga bernama Jaumil (21) yang saat itu sedang mandi di Sungai Mandar.
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Abd Rahman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/fklwef.jpg)
Ringkasan Berita:
- Warga bantaran Sungai Mandar di Tinambung, Polman, diliputi rasa cemas setelah dua warga diserang buaya dalam sebulan terakhir.
- Korban pertama Jaumil (21) diserang saat mandi, sedangkan korban kedua Ismail (52) diterkam buaya saat buang air besar, keduanya selamat namun mengalami luka.
- Warga dan pemerintah setempat mendesak penanganan cepat, sementara Camat Tinambung berkoordinasi dengan BKSDA dan mengimbau warga mengurangi aktivitas di sungai.
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN-Warga bermukim di bantaran Sungai Mandar, Kelurahan Tinambung, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), diliputi perasaan cemas dan takut, Senin (26/1/2026).
Pasalnya, dalam sebulan terakhir sudah dua warga setempat, diserang buaya di Sungai Mandar.
Serangan buaya pertama dialami oleh warga bernama Jaumil (21) yang saat itu sedang mandi di Sungai Mandar.
Baca juga: SK Asli Diagunkan Hilang Anggota Polisi Gugat Bank Himbara di Mamuju
Baca juga: Asyik BAB di Sungai Pria Asal Tinambung Polman Tiba-tiba Digigit Buaya, Punggung Luka-luka
Meski selamat, Jaumil menderita luka pada kedua kaki akibat kibasan ekor buaya.
Serangan kedua dialami pria paruh baya bernama Ismail (52) yang saat itu sedang buang air besar di Sungai Mandar.
Korban selamat dengan luka di punggung dan bokong akibat digigit buaya.
Toko masyarakat Kelurahan Tinambung, Haedir mendesak pemerintah segera mengambil tindakan sebelum jatuh korban jiwa.
Apalagi, banyak warga setempat yang kerap beraktivitas di Sungai Mandar untuk mencari nafkah.
"Sudah dua warga yang diserang buaya berturut-turut dalam sebulan terakhir," ujar salah satu warga Haedir kepada wartawan.
“Pemerintah harus bergerak cepat, sebelum buaya kembali menyerang warga, jangan sampai korban berjatuhan baru kita menyesal," tegasnya.
Haedir memperkirakan, buaya yang menyerang warga berasal dari tempat lain dan hanyut terbawa banjir.
Buaya tersebut menyerang warga karena kesulitan mencari makan.
Harapan serupa disampaikan warga lain, Abdullah, dia meminta pihak terkait segera turun tangan menangkap buaya tersebut.
Menurut Abdullah, serangan mulai terjadi sejak buaya kerap terlihat. Dia memastikan, buaya yang menyerang warga bukan penghuni asli Sungai Mandar.
| Langgar Jam Operasional, Ritel Modern di Polman Dapat Teguran dari Satpol PP |
|
|---|
| Satpol PP Polman Patroli, Sasar Bangunan Liar di Dalam Kota Polewali |
|
|---|
| Sampah Plastik Berserakan di Taman Sport Center Polman Usai Event Balap Motor |
|
|---|
| Arena Gel Blaster Hadir di Sport Center Polewali, Jadi Wahana Baru Anak Muda Polman |
|
|---|
| Kisah Muh Yunus, Anak Petani Asal Polman Jadi Wisudawan Terbaik S2 Hukum Unhas, Raih IPK 3,96 |
|
|---|