Sabtu, 18 April 2026

Polman

Dua Warga Diserang Buaya, Warga Bantaran Sungai Mandar Polman Diliputi Cemas

Serangan buaya pertama dialami oleh warga bernama Jaumil (21) yang saat itu sedang mandi di Sungai Mandar.

Tayang:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Dua Warga Diserang Buaya, Warga Bantaran Sungai Mandar Polman Diliputi Cemas
Fahrun Ramli/Fahrun Ramli
BANTARAN SUNGAI- Warga bermukim di bantaran Sungai Mandar, Kelurahan Tinambung, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) diliputi perasaan cemas dan takut akan serangan Buaya, Senin (26/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Warga bantaran Sungai Mandar di Tinambung, Polman, diliputi rasa cemas setelah dua warga diserang buaya dalam sebulan terakhir.
  •  Korban pertama Jaumil (21) diserang saat mandi, sedangkan korban kedua Ismail (52) diterkam buaya saat buang air besar, keduanya selamat namun mengalami luka.
  •  Warga dan pemerintah setempat mendesak penanganan cepat, sementara Camat Tinambung berkoordinasi dengan BKSDA dan mengimbau warga mengurangi aktivitas di sungai.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN-Warga  bermukim di bantaran Sungai Mandar, Kelurahan Tinambung, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), diliputi perasaan cemas dan takut, Senin (26/1/2026).

Pasalnya, dalam sebulan terakhir sudah dua warga setempat, diserang buaya di Sungai Mandar.

Serangan buaya pertama dialami oleh warga bernama Jaumil (21) yang saat itu sedang mandi di Sungai Mandar.

Baca juga: SK Asli Diagunkan Hilang Anggota Polisi Gugat Bank Himbara di Mamuju

Baca juga: Asyik BAB di Sungai Pria Asal Tinambung Polman Tiba-tiba Digigit Buaya, Punggung Luka-luka

Meski selamat, Jaumil menderita luka pada kedua kaki akibat kibasan ekor buaya.

Serangan kedua dialami pria paruh baya bernama Ismail (52) yang saat itu sedang buang air besar di Sungai Mandar.

Korban selamat dengan luka di punggung dan bokong akibat digigit buaya.

Toko masyarakat Kelurahan Tinambung, Haedir mendesak pemerintah segera mengambil tindakan sebelum jatuh korban jiwa. 

Apalagi, banyak warga setempat yang kerap beraktivitas di Sungai Mandar untuk mencari nafkah.

"Sudah dua warga yang diserang buaya berturut-turut dalam sebulan terakhir," ujar salah satu warga Haedir kepada wartawan.

“Pemerintah harus bergerak cepat, sebelum buaya kembali menyerang warga, jangan sampai korban berjatuhan baru kita menyesal," tegasnya.

DITERKAM BUAYA PRIA- Viral di media sosial seorang pria paru baya dilaporin diterkam buaya saat buang air besar (BAB) di Sungai Mandar, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polman, Sulbar. Pria tersebut bernama Ismail (52) diterkam buaya saat BAB di Sungai Mandar.
DITERKAM BUAYA PRIA- Viral di media sosial seorang pria paru baya dilaporin diterkam buaya saat buang air besar (BAB) di Sungai Mandar, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polman, Sulbar. Pria tersebut bernama Ismail (52) diterkam buaya saat BAB di Sungai Mandar. (Fahrun Ramli/Fahrun Ramli)

Haedir memperkirakan, buaya yang menyerang warga berasal dari tempat lain dan hanyut terbawa banjir.

Buaya tersebut menyerang warga karena kesulitan mencari makan.

Harapan serupa disampaikan warga lain, Abdullah, dia meminta pihak terkait segera turun tangan menangkap buaya tersebut.

Menurut Abdullah, serangan mulai terjadi sejak buaya kerap terlihat. Dia memastikan, buaya yang menyerang warga bukan penghuni asli Sungai Mandar.

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved