Kamis, 16 April 2026

Utang Pemkab Polman

Utang Pemkab Polman Berkurang dari Rp 117 Miliar jadi Rp 19 Miliar

Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Polman mencatat posisi utang hingga Selasa (6/1/2025) berada di angka Rp19 miliar.

Tayang:
Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Utang Pemkab Polman Berkurang dari Rp 117 Miliar jadi Rp 19 Miliar
Istimewa
PAJAK PBB- Kantor Bupati Polman di Jl Manuggal, Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali, Polman, pemerintah membebaskan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk 1.357 rumah tangga miskin wajib pajak, Rabu (27/8/2025). Dok Fahrun. 

Ringkasan Berita:
  • Utang Pemkab Polman turun drastis dari Rp117,3 miliar menjadi Rp19 miliar hingga awal 2025, berdasarkan catatan BKAD Polewali Mandar.
  • Penurunan utang dilakukan lewat pembayaran Rp87 miliar selama dua tahun, dengan Rp83 miliar dibayarkan pada 2025 dan Rp4,4 miliar dianggarkan pada 2026.
  • Efisiensi anggaran menjadi kunci, melalui pemangkasan perjalanan dinas, belanja ATK, kegiatan bimtek, serta pengetatan operasional OPD.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Utang Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) mengalami penurunan di akhir tahun 2025 kemarin.

Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Polman mencatat posisi utang hingga Selasa (6/1/2025) berada di angka Rp19 miliar.

Sebelumnya dua tahun terakhir 2024-2025 utang Pemkab Polman fluktuatif, capai Rp117, 3 Miliar lebih.

Baca juga: Aktivis Desak Gubernur Sulbar Batalkan Rencana Utang Rp 200 Miliar ke PT SMI

Kepala Bidang Anggaran, BKAD Polman, Mifta Farid mengatakan posisi utang Pemkab Polman alami penurunan signifikan selama 2025 terakhir.

"Posisi utang saat ini berada di angka Rp19 miliar, lumayan penyelesaian utang selama satu tahun terakhir, berkurang drastis," kata Mifta Farid saat ditemui di ruang kerjanya.

Dia menjelaskan utang Pemkab Polman sempat mencapai Rp117,3 Miliar lebih, terdiri dari berbagai jenis utang.

Utang itu terdiri dari utang Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sekitar Rp30 miliar lebih.

Kemudian kata Farid utang lainya seperti utang pihak ketiga, utang BPJS hingga utang insentif operasional perangkat daerah.

"Itu semualah yang membentuk angka Rp117,3 Miliar utang, untuk mengatasi itu kita anggarkan pembayaran utang dan menekan efisiensi anggaran," ungkapnya.

Farid menjelaskan 2025 kemarin, Pemda Polman anggarkan pembayaran utang sebesar Rp83 miliar.

Sementara tahun 2026 ini, Pemda Polman kembali menganggarkan pembayaran utang sebesar Rp4,4 miliar.

Farid menyebut total pembayaran utang selama dua tahun berturut dianggarkan sebesar Rp87 miliar.

"Nah Rp87 miliar itu kita kurangkan Rp117 miliar, sisa utang Rp29 miliar, kemarin telah dibayar Rp10 miliar, jadi sisa Rp19 miliar," ungkapnya.

Disebutkan keberhasilan penyelesaian pembayaran utang ini berkat efesiensi anggaran.

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved