Kamis, 4 Juni 2026

Sampah Wonomulyo

Sampah 18 Ton Menumpuk di Pasar Wonomulyo, Camat Sebut Cuaca Jadi Kendala

Ia menambahkan bahwa armada pengangkut yang sudah penuh terpaksa diparkir sementara di halaman kantor camat.

Tayang:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Sampah 18 Ton Menumpuk di Pasar Wonomulyo, Camat Sebut Cuaca Jadi Kendala
Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli
SAMPAH WONOMULYO - Sampah kembali menumpuk di area pasar Wonomulyo, di Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (6/1/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Sampah menumpuk 18 ton di Pasar Wonomulyo akibat akses jalan ke TPA licin dan becek karena hujan deras.
  • Tumpukan sampah mengganggu aktivitas pedagang dan menimbulkan bau menyengat serta air lindi di area pasar.
  • Camat Wonomulyo berharap cuaca membaik agar penanganan sampah dapat segera dilakukan dan aktivitas pasar kembali normal.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Sampah mencapai 18 ton kembali menumpuk di Kompleks Pasar Wonomulyo, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Selasa (6/1/2025).

Menurut Pemerintah Kecamatan Wonomulyo, cuaca hujan deras menjadi kendala utama bagi petugas kebersihan untuk mengangkut sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Akibatnya, sampah di pasar menumpuk sekitar 15 hari terakhir.

Baca juga: 18 Ton Sampah Menumpuk di Kompleks Pasar Wonomulyo Polman

Camat Wonomulyo, Samiaji, menjelaskan, armada pengangkut sampah sudah siap, tetapi jalan menuju TPA licin dan becek, sehingga kendaraan tidak dapat melintas.

“Ini kendala cuaca. Beberapa hari hujan, anggota tidak bisa membuang sampah karena kondisi jalan menuju TPA licin,” kata Samiaji kepada wartawan.

Ia menambahkan bahwa armada pengangkut yang sudah penuh terpaksa diparkir sementara di halaman kantor camat.

Pantauan Tribun-Sulbar.com, tumpukan sampah berada di pelataran depan pasar, menggunung dan sebagian besar dalam kantong plastik dan karung.

Kondisi ini tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga mengganggu aktivitas pedagang. Bahkan, air lindi berbau menyengat meluber ke area warga yang berjualan.

Samiaji berharap kondisi cuaca segera membaik agar penanganan sampah dapat kembali normal dan tumpukan di pasar segera diangkut ke TPA.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved