Jumat, 17 April 2026

Sampah Wonomulyo

Bak Sampah di Pasar Wonomulyo Polman Cepat Penuh, Warga Minta Penambahan

Adrian menyebut sampah juga sering menumpuk di lokasi bak penampungan hingga berserakan.

Tayang:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Bak Sampah di Pasar Wonomulyo Polman Cepat Penuh, Warga Minta Penambahan
Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli
SAMPAH WONOMULYO - Sampah di Kompleks Pasar Induk Wonomulyo, di Jl. Soepraman, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polman, Sulbar, kembali menumpuk, Sabtu (28/3/2026). Satu unit bak penampung nampak sudah penuh. 

Ringkasan Berita:
  • Sampah di Kompleks Pasar Induk Wonomulyo sering menumpuk karena bak penampung cepat penuh.
  • Pedagang dan warga meminta penambahan bak penampungan agar sampah tidak berserakan dan menimbulkan bau tak sedap.
  • Pemerintah Kecamatan Wonomulyo menegaskan pengangkutan rutin tiap malam untuk mencegah penumpukan, meski saat lebaran sempat tertunda.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN – Sampah di Kompleks Pasar Induk Wonomulyo, di Jl. Soepraman, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), kembali menumpuk, Sabtu (28/3/2026).

Satu unit bak penampung nampak sudah penuh terisi sampah sisa limbah makanan dari pasar.

Nampak sampah mulai berserakan mengelilingi bak sampah yang sudah penuh ini.

Pedagang sekitar meminta agar Pemerintah Kecamatan Wonomulyo menambah unit bak penampung sampah.

Baca juga: 18 Ton Tumpukan Sampah di Wonomulyo Polman Diangkut ke Balanipa

Sampah yang menumpuk di lokasi ini juga mengeluarkan bau tak sedap.

Tiap harinya warga sekitar datang silih berganti membuang sampah hingga menumpuk.

"Kalau bisa bak penampungan itu harus cukup dua supaya sampah tidak berserakan," kata salah satu pedagang, Adrian, kepada wartawan.

Dia menyampaikan sampah selalu berserakan di pelataran karena bak penampungan cepat penuh.

Jika sampah sudah berserakan, air sampah membekas ke pelataran dan meninggalkan bau tak sedap.

Adrian menyebut sampah juga sering menumpuk di lokasi bak penampungan hingga berserakan.

"Kalau tidak diangkut satu hari saja, sampahnya sudah menumpuk, seperti beberapa hari lalu," ungkapnya.

Dia menambahkan saat momen lebaran Idulfitri kemarin, sampah sempat menumpuk dan berserakan lantaran selama tiga hari berturut-turut tak ada petugas kebersihan yang datang mengangkut.

Dia meminta agar petugas kebersihan menambah bak penampungan sampah agar sampah tidak berserakan.

Upaya Pemerintah Kecamatan

Sementara itu, Camat Wonomulyo Samiaji menyebut sampah sempat menumpuk di kompleks pasar.

"Karena kemarin lebaran teman-teman petugas kebersihan ada yang cuti, ada 4 mobil kita angkut saat menumpuk," kata Samiaji.

Dia menyampaikan petugas kebersihan tiap malam hari akan mengangkut sampah di bak penampungan ini agar tidak lagi terjadi penumpukan, meski bak penampungan cepat penuh.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved