Senin, 18 Mei 2026

Sampah Wonomulyo

18 Ton Sampah Menumpuk di Kompleks Pasar Wonomulyo Polman

Samiaji tidak menampik munculnya sejumlah titik tempat pembuangan sampah baru di wilayahnya Wonomulyo.

Tayang:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto 18 Ton Sampah Menumpuk di Kompleks Pasar Wonomulyo Polman
Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli
SAMPAH WONOMULYO - Sampah kembali menumpuk di area pasar Wonomulyo, di Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (6/1/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Sekitar 18 ton atau enam kontainer sampah menumpuk di kompleks Pasar Wonomulyo, Polman, mengganggu aktivitas pedagang dan merusak pemandangan.
  • Penanganan sampah terkendala akses jalan menuju TPA yang licin dan becek akibat hujan, sehingga pengangkutan sampah terlambat hingga menumpuk selama sekitar 15 hari.
  • Pedagang mengeluhkan bau busuk, lalat, dan ulat, sementara pemerintah kecamatan berharap cuaca membaik agar sampah segera diangkut dan meminta warga tidak membuang sampah di area pasar.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Sampah kembali menumpuk di area pasar Wonomulyo, di Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (6/1/2025).

Pantauan Tribun-Sulbar.com, sampah menumpuk di area pelataran depan kompleks pasar.

Berbagai jenis sampah, sebagian besar berada dalam bungkusan kantong plastik dan karung.

Baca juga: Miris ! Tumpukan Sampah Menghiasi Bibir Pantai di Depan Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Polman

Tampak menggunung hingga merusak pemandangan, serta mengganggu aktivitas pedagang.

Bahkan air lindi dari tumpukan sampah berbau menyengat meluber ke area warga menggelar lapak dagangan.

Penanganan sampah terkendala akses jalan yang becek dan licin menuju tempat pembuangan akhir (TPA).

"Jumlahnya kira-kira enam kontainer, sekitar 18 ton," kata Camat Wonomulyo, Samiaji kepada wartawan.

Disebutkan keterlambatan penanganan sampah pasar karena akses jalan menuju TPA sulit dijangkau kendaraan pengangkut sampah. 

Penyebabnya hujan yang terus mengguyur membuat kondisi jalan menjadi licin dan becek.

"Ini kendala cuaca, karena beberapa hari hujan sehingga anggota tidak bisa membuang sampah karena kondisi jalan menuju TPA licin, beberapa hari tidak membuang sampah,"ungkapnya.

Samiaji tidak menampik munculnya sejumlah titik tempat pembuangan sampah baru di wilayahnya Wonomulyo.

Lantaran ketiadaan lokasi pembuangan sampah untuk masyarakat umum.

Dia berharap kondisi cuaca segera membaik, agar penanganan sampah segera diangkut.

“Masyarakat juga tidak ada tempat untuk pembuangan sampah makanya muncul titik-titik baru. Mudah-mudahan ini cuaca tidak lagi hujan, supaya penanganan sampah dapat kembali normal," harapnya.

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved