Buaya Pasangkayu
Buaya 3 Meter di Pasangkayu Terekam Asyik Mengunyah Plastik Es Batu
Perhatian warga bukan hanya tertuju pada ukuran satwa tersebut, tetapi juga perilakunya yang tidak biasa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Seekor-buaya-berukuran-sekitar-tiga-meter-terekam-muncul-di-perairan-Pantai-Dusun-Labuan-Pasangkayu.jpg)
Ringkasan Berita:
- Seekor buaya sepanjang sekitar tiga meter kembali muncul di perairan Pantai Dusun Labuan, Pasangkayu dan terekam menggigit plastik bekas pembungkus es batu.
- Warga menyebut buaya tersebut sudah beberapa kali terlihat di sekitar perahu nelayan, terutama pada malam hari.
- Fenomena buaya memakan plastik memunculkan kekhawatiran soal pencemaran laut dan potensi bahaya bagi satwa liar.
TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU – Warga pesisir Pantai Dusun Labuan, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, dibuat heran dengan kemunculan seekor buaya berukuran sekitar tiga meter yang belakangan semakin sering terlihat di perairan sekitar pantai.
Perhatian warga bukan hanya tertuju pada ukuran satwa tersebut, tetapi juga perilakunya yang tidak biasa.
Seekor buaya itu terekam sedang menggigit hingga mengunyah plastik bekas pembungkus es batu yang mengapung di permukaan laut.
Baca juga: Tekanan Ban Mobil Ternyata Berpengaruh ke BBM, Simak Cara Cek yang Benar
Baca juga: Prakiraan Cuaca Sulbar Besok, Mamuju hingga Pasangkayu Berpotensi Diguyur Hujan
Momen tersebut direkam warga menggunakan telepon genggam saat buaya muncul di dekat perahu nelayan yang sedang bersandar.
Dalam video, buaya tampak beberapa kali mengangkat kepala ke permukaan sambil membawa plastik di mulutnya.
Sesekali reptil itu terlihat menggeram sebelum kembali memainkan plastik dan bergerak menjauh.
Salah seorang warga, Ipa, mengaku kemunculan buaya di kawasan pesisir bukan lagi kejadian baru.
Menurutnya, hewan tersebut sudah beberapa kali terlihat dalam beberapa hari terakhir dan cenderung berada di sekitar area aktivitas nelayan.
“Sudah sering muncul di sekitar pantai. Ukurannya sekitar tiga meter dan biasanya terlihat dekat perahu nelayan,” ujarnya, Sabtu (13/6/2026).
Meski hingga kini belum ada laporan buaya menyerang warga, keberadaannya tetap menimbulkan kewaspadaan karena lokasi kemunculan cukup dekat dengan jalur perahu dan kawasan pesisir yang sering digunakan masyarakat.
Ipa menyebut buaya lebih sering terlihat pada malam hari, meski dalam kondisi laut tenang sesekali juga muncul pada siang maupun sore.
Fenomena buaya yang memakan plastik turut memunculkan kekhawatiran baru terkait pencemaran di wilayah pesisir.
Warga menilai sampah plastik yang mengapung di laut berpotensi membahayakan satwa liar karena dapat disangka sebagai makanan.
Masyarakat diimbau tetap menjaga jarak apabila melihat kemunculan buaya dan tidak membuang sampah sembarangan ke laut agar tidak memperburuk kondisi lingkungan pesisir.(*)
| Dikira Cari Ikan, Buaya 3 Meter di Pantai Labuan Pasangkayu Malah Lahap Plastik Es Batu |
|
|---|
| Kesbangpol Pasangkayu Imbau Warga Tak Beri Makan Buaya yang Muncul di Pantai Lariang |
|
|---|
| Buaya 4 Meter Muncul di Pantai Lariang Pasangkayu, Warga dan Anak-anak Malah Beri Makan |
|
|---|
| Buaya 3 Meter Muncul di Sungai Spot Mancing Warga Baloli Pasangkayu, Awalnya Dikira Kayu Hanyut |
|
|---|
| Buaya Muncul di Sungai Baloli, Warga Pasangkayu Heboh dan Rekam |
|
|---|