Rabu, 10 Juni 2026

Pasangkayu

Panen Raya dan Kapasitas Terbatas Jadi Penyebab Antrean Truk Sawit di PT Toscano Mengular

Humas PT Toscano, Indra, mengatakan kondisi tersebut terjadi karena volume TBS yang masuk dalam waktu

Tayang:
Penulis: Taufan | Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Panen Raya dan Kapasitas Terbatas Jadi Penyebab Antrean Truk Sawit di PT Toscano Mengular
Taufan/Taufan
ANTREAN TRUK TBS-Ratusan truk muat TBS terlihat mengantre hingga ratusan meter di area pabrik sawit PT Toscano, Kelurahan Bambalamotu, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Rabu (10/6/2026). Para sopir bahkan harus menunggu hingga sepekan. 
Ringkasan Berita:
  • PT Toscano di Pasangkayu menyebut antrean panjang truk TBS terjadi akibat lonjakan pasokan buah saat panen raya yang tidak sebanding dengan kapasitas olah pabrik.
  • Pihak perusahaan menjelaskan kapasitas pengolahan hanya sekitar 45 ton per jam sehingga tidak mampu menampung seluruh kiriman dalam waktu bersamaan.
  • Untuk mengurangi penumpukan, perusahaan memaksimalkan operasional, mengatur arus kendaraan, serta menghentikan sementara penerimaan slip pengiriman buah.

 

TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU-Pihak PT Toscano menjelaskan antrean panjang truk pengangkut tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang kembali terjadi di pabriknya di Kelurahan Bambalamotu, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, dipicu oleh lonjakan pasokan buah saat panen raya yang tidak sebanding dengan kapasitas olah pabrik.

Humas PT Toscano, Indra, mengatakan kondisi tersebut terjadi karena volume TBS yang masuk dalam waktu bersamaan meningkat signifikan, sementara kapasitas pengolahan pabrik terbatas di angka sekitar 45 ton per jam.

“Kapasitas olah pabrik sekitar 45 ton per jam. Dengan banyaknya buah yang masuk saat panen raya, pabrik tidak mampu mengolah seluruh pasokan dalam waktu singkat,” ujar Indra, Rabu (10/6/2026).

Baca juga: Menkum RI: UMI Miliki Fondasi Kuat sebagai Episentrum Pendidikan Kenotariatan Unggul Indonesia Timur

Baca juga: Dosen Unsulbar Latih Petani Terapkan Smart Farming IoT dan Pembuatan Biofertilizer-QQ

Menurutnya, ketidakseimbangan antara suplai buah dari petani dan kemampuan produksi pabrik menjadi faktor utama terjadinya penumpukan kendaraan di area pabrik maupun akses masuk.

Meski demikian, pihak perusahaan mengaku terus berupaya mengurai antrean dengan memaksimalkan operasional pengolahan serta melakukan pengaturan arus kendaraan agar tetap tertib di lapangan.

Salah satu langkah yang ditempuh yakni mengoptimalkan jalur akses milik perusahaan untuk mengurangi kepadatan di jalan umum sekitar pabrik.

Selain itu, PT Toscano juga menghentikan sementara penerimaan slip pengiriman buah sebagai upaya menekan jumlah kendaraan yang masuk ke area pabrik.

“Langkah ini dilakukan agar antrean tidak semakin panjang dan tidak sampai mengganggu jalan umum di sekitar pabrik,” tambahnya.

Perusahaan berharap kondisi antrean dapat segera terurai seiring stabilnya distribusi dan proses pengolahan TBS di tengah masa panen raya yang masih berlangsung.(*)

Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved