Elpiji Langka
Gas Elpiji 3 Kg Langka di Pasangkayu, Warga Keliling Cari Stok Tapi Tak Ada Hasil : Kami Tidak Masak
Dalam beberapa hari terakhir, masyarakat mengaku kesulitan mendapatkan gas bersubsidi tersebut.
Penulis: Taufan | Editor: Abd Rahman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/tabung-gas-langksa.jpg)
Ringkasan Berita:
- Warga di sejumlah wilayah Kabupaten Pasangkayu mengeluhkan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram dalam beberapa hari terakhir hingga harus berkeliling mencari stok.
- Selain sulit diperoleh, harga elpiji subsidi di tingkat pengecer disebut mengalami kenaikan dan membebani kebutuhan rumah tangga.
- Masyarakat berharap distribusi kembali normal karena kelangkaan gas juga mulai berdampak pada pelaku usaha kecil yang bergantung pada elpiji untuk operasional.
TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU-Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram mulai dikeluhkan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.
Dalam beberapa hari terakhir, masyarakat mengaku kesulitan mendapatkan gas bersubsidi tersebut.
Kondisi itu membuat warga harus berkeliling dari satu pangkalan ke pangkalan lainnya untuk mencari stok yang masih tersedia.
Baca juga: Cuaca Sulbar Hari Ini 5 Juni 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Mamasa, Mamuju hingga Pasangkayu
Baca juga: Menjaga Rupiah Dimulai dari Menyehatkan APBN
Tidak hanya sulit diperoleh, harga elpiji 3 kilogram di sejumlah tempat juga disebut mengalami kenaikan dibandingkan harga yang biasa dibayarkan masyarakat.
Akibatnya, warga merasa semakin terbebani, terutama mereka yang menggunakan elpiji sebagai kebutuhan utama untuk memasak setiap hari.
Asri, salah seorang warga Pasangkayu, mengaku sudah mendatangi beberapa pangkalan untuk mencari elpiji 3 kilogram, namun tidak berhasil mendapatkan tabung gas yang dibutuhkan.
"Sudah beberapa pangkalan saya datangi, tetapi stoknya kosong. Ada juga yang bilang sudah habis sejak pagi karena banyak yang mencari," ujar Asri saat dikonfirmasi, Jumat (5/6/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut mulai dirasakan warga dalam beberapa hari terakhir. Ketersediaan elpiji di pangkalan dinilai tidak sebanyak biasanya sehingga stok cepat habis setelah didistribusikan.
Asri mengatakan, gas elpiji 3 kilogram merupakan kebutuhan pokok bagi sebagian besar rumah tangga.
Karena itu, ketika stok sulit ditemukan, masyarakat langsung merasakan dampaknya.
"Kalau gas susah didapat, tentu sangat mengganggu. Mau memasak jadi susah karena hampir semua kebutuhan dapur sekarang menggunakan gas elpiji," katanya.
Ia juga mengaku sempat menemukan elpiji yang masih tersedia di tingkat pengecer. Namun, harga yang ditawarkan lebih tinggi dibandingkan harga yang biasa dibeli masyarakat.
"Kalau ada, harganya sudah naik. Mau tidak mau tetap dibeli karena memang dibutuhkan untuk memasak di rumah," ungkapnya.
| LPG 3 Kg Langka, Pertamina dan Disdag Mamuju Ancam Cabut Izin Usaha Pangkalan yang Nakal |
|
|---|
| Harga Tabung Gas Melon Tembus Rp 40 Ribu, Warga Demo Disdag Mamuju |
|
|---|
| Emak-emak di Mamuju Tengah Kesulitan Dapatkan Harga LPG 3 Kilogram, Capai Rp 40 ribu Pertabung |
|
|---|
| Tabung Gas LPG 3 Kg Langka di Mamuju, Warga Rela Antre di Pangkalan Bawa KTP KK |
|
|---|
| Warga Mamuju Kesulitan Dapat Elpiji 3 Kg, Pembeli Keliling Kota Cari Agen |
|
|---|