Selasa, 12 Mei 2026

Berita Pasangkayu

Oprit Jembatan Kaluku Nangka Rusak Parah, Warga Khawatir Akses Utama Terputus

Dinding penahan tanah terlihat mulai terbuka, sementara di bawahnya terdapat rongga yang memperlihatkan tanah terkikis.

Tayang:
Penulis: Taufan | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Oprit Jembatan Kaluku Nangka Rusak Parah, Warga Khawatir Akses Utama Terputus
Tribun-Sulbar.com/Taufan
OPRIT JEMBATAN RUSAK-Kondisi oprit jembatan di Desa Kaluku Nangka, Kecamatan Bambaira, Kabupaten Pasangkayu, kian memprihatinkan dan mengancam keselamatan warga yang melintas. 

Ringkasan Berita:
  • Oprit jembatan Kaluku Nangka mengalami kerusakan parah, mengancam keselamatan pengguna jalan.
  • Jembatan merupakan satu-satunya akses penghubung antar dusun dan jalur menuju objek wisata.
  • Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan sebelum kerusakan semakin parah.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU – Kondisi oprit jembatan di Desa Kaluku Nangka, Kecamatan Bambaira, Kabupaten Pasangkayu, kian memprihatinkan dan mengancam keselamatan warga.

Pantauan Tribun-Sulbar.com, Selasa (24/3/2026), bagian oprit jembatan mengalami kerusakan cukup parah.

Aspal di ujung jembatan tampak tergerus hingga membentuk lubang dalam di sisi kanan jalan.

Baca juga: Dinas PUPR Pasangkayu Bantah Erosi di Kaluku Nangka Akibat Bendungan

Baca juga: Kapolresta Mamuju Tinjau Pantai Malawwa Pastikan Libur Lebaran Aman dan Nyaman

Permukaan tanah di sekitar lubang labil dan dipenuhi material kerikil berserakan.

Bagian pinggir jembatan juga mengalami penurunan.

Dinding penahan tanah terlihat mulai terbuka, sementara di bawahnya terdapat rongga yang memperlihatkan tanah terkikis.

Kerusakan diperparah dengan tumbuhan liar yang tumbuh di sela retakan, menandakan kerusakan berlangsung cukup lama.

Susunan papan kayu di badan jembatan juga tidak rata. Beberapa papan mulai lapuk dan bergeser, berpotensi membahayakan pengendara, terutama kendaraan roda dua.

Warga berupaya menimbun lubang dengan pasir dan batu kerikil. Namun, cara ini dinilai belum cukup menahan kerusakan, terutama saat dilalui kendaraan atau hujan turun.

Warga Khawatir Akses Terputus

Mama Tika, salah seorang warga, mengaku khawatir dengan kondisi jembatan.

 Ia menyebut jembatan tersebut satu-satunya akses penghubung antar dusun di Desa Kaluku Nangka.

“Kalau ini sampai putus, kami tidak punya jalan lain. Ini satu-satunya akses keluar masuk warga, termasuk anak-anak ke sekolah,” ujarnya.

Selain jalur warga, jembatan ini menjadi akses utama menuju sejumlah objek wisata alam di wilayah tersebut, yang sering dikunjungi warga maupun wisatawan lokal.

“Banyak orang lewat sini kalau mau ke tempat wisata. Kami takut kalau tiba-tiba ambruk, apalagi kondisinya sudah begini,” tambahnya.

Warga berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki jembatan sebelum kerusakan semakin parah dan membahayakan pengguna jalan.(*)

Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com, Taufan

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved