Berita Pasangkayu
Jelang Ramadan, Baru 16,8 Persen Jalan Kabupaten Pasangkayu Mulus
Akibat kondisi tersebut, dari total panjang jalan yang ada, baru sekitar 16,8 persen yang dinilai dalam kondisi mantap atau sepenuhnya baik.
Penulis: Taufan | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Sunar-Kepala-Dinas-PUPR-Pasangkayu-saat-ditemui-di-ruang-kerjanya-Selasa-322026.jpg)
Ringkasan Berita:
- Dari total 1.410,11 kilometer jalan kabupaten di Pasangkayu, baru sekitar 16,8 persen yang berada dalam kondisi mantap.
- Keterbatasan anggaran dan tidak adanya penambahan DAK menjadi kendala utama pemantapan jalan.
- Dinas PUPR memprioritaskan perbaikan jalan di Kecamatan Sarudu dan Pasangkayu menjelang Ramadan.
TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Menjelang bulan suci Ramadan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pasangkayu terus melakukan pengecekan kondisi jalan daerah yang masuk dalam kewenangannya.
Kepala Dinas PUPR Pasangkayu, Sunar, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (3/2/2026), menyampaikan total panjang jalan kabupaten yang menjadi tanggung jawab pihaknya mencapai 1.410,11 kilometer, yang tersebar di 320 ruas jalan.
Namun demikian, kata Sunar, keterbatasan anggaran masih menjadi kendala utama dalam upaya peningkatan kualitas infrastruktur jalan di daerah tersebut.
Baca juga: Ramadan Sebentar Lagi, Ini Doa Masuk dan Keluar Masjid serta Amalan Sunah yang Dianjurkan Nabi
Baca juga: Menyambut Ramadan di Tengah Digitalitas
Pada tahun 2026 ini, Dinas PUPR Pasangkayu memang kembali mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK), namun jumlahnya tidak mengalami penambahan dibandingkan tahun sebelumnya.
Akibat kondisi tersebut, dari total panjang jalan yang ada, baru sekitar 16,8 persen yang dinilai dalam kondisi mantap atau sepenuhnya baik.
“Kalau dilihat secara keseluruhan, ini masih jauh dari target pemantapan jalan. Saat ini baru sekitar 196 kilometer saja yang kondisinya sudah mantap,” ujar Sunar.
Fokus Penanganan Jalan Prioritas
Meski begitu, pihaknya tetap melakukan penanganan secara bertahap dengan menetapkan skala prioritas.
Untuk tahun ini, Dinas PUPR Pasangkayu memfokuskan perhatian pada perbaikan dan pemeliharaan jalan di Kecamatan Sarudu dan Kecamatan Pasangkayu, yang dinilai memiliki tingkat aktivitas masyarakat dan volume kendaraan cukup tinggi.
Sunar menambahkan, pengecekan kondisi jalan rutin dilakukan setiap tahun, khususnya menjelang bulan Ramadan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur jalan dalam menunjang mobilitas masyarakat yang biasanya meningkat menjelang dan selama Ramadan.
“Setiap menjelang Ramadan, kami selalu turun mengecek. Bagaimana kondisi terakhir jalan, bagaimana cara penanganannya, itu yang kami periksa di lapangan,” tambahnya.
Ia berharap, ke depan anggaran infrastruktur jalan dapat kembali normal sehingga program pemantapan jalan bisa lebih ditingkatkan.
Dengan kondisi jalan yang lebih baik, diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan, sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Pasangkayu.(*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com, Taufan
| Diduga Kelola Kebun di Luar HGU, Praktisi Hukum Soroti Aktivitas Perusahaan Sawit di Pasangkayu |
|
|---|
| Wanita di Pasangkayu Diciduk Polisi Hendak Edarkan Sabu Senilai Rp4 Juta yang Dibeli dari Palu |
|
|---|
| Dinsos Pasangkayu Dampingi Marigun Tetap Sekolah di SMK, Sempat Diusulkan Pindah ke SLB |
|
|---|
| Mobil Nyaris Terbalik ke Parit di Jalan Ir Soekarno Pasangkayu, Evakuasi Damkar Jadi Tontonan Warga |
|
|---|
| Ular Masuk ke AC Diler Suzuki Pasangkayu, Damkar Bongkar Unit Pendingin untuk Evakuasi |
|
|---|