Cuaca Buruk
Cuaca Buruk, Nelayan Pasangkayu Batal Melaut, Awan Hitam dan Angin Kencang Selimuti Laut
Kondisi langit mendadak mendung disertai angin kencang membuat situasi di laut dinilai tidak aman bagi nelayan kecil.
Penulis: Taufan | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Kondisi-cuaca-di-laut-Pasangkayu-tampak-diselimuti-awan-hitam-tebal-Jumat-3012026.jpg)
Hingga siang hari, cuaca di perairan Pasangkayu masih terlihat tidak bersahabat.
Awan gelap masih menggantung di langit, sementara angin terus bertiup cukup kencang.
Nelayan pun berharap kondisi laut segera kembali normal agar aktivitas melaut dapat dilakukan kembali dalam beberapa hari ke depan.
Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pasangkayu, Arhamuddin, saat ditemui di kantornya, mengimbau nelayan untuk sementara menunda aktivitas melaut.
“Jika terpaksa turun melaut, diharapkan menggunakan perlengkapan keselamatan seperti jaket pelampung,” ujarnya. (*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com, Taufan
| Kalaksa BPBD Sulbar Tekankan Kesiapsiagaan TRC Hadapi Ancaman Cuaca Buruk |
|
|---|
| Cuaca Buruk dan Gelombang 2,5 Meter, Puluhan Perahu Nelayan Terpakir Dibibir Pantai Lantora Polman |
|
|---|
| Gelombang Tinggi dan Angin Kencag, Nelayan Polman Parkir Perahu dan Alat Tangkap Ikan |
|
|---|
| BPBD Mamuju Tengah Imbau Nelayan Tak Melaut di Minggu Pertama Januari 2026 |
|
|---|
| Gelombang Tinggi dan Angin Kencang, Masyarakat Pasangkayu Diminta Tunda Aktivitas Laut |
|
|---|