Jumat, 5 Juni 2026

Kebakaran Rumah

Ditinggal Layani Pembeli Api Hanguskan Kios Warga di Pasangkayu 3 Motor dan Uang Rp100 Juta Hangus

Tanpa disadari, api dari dapur dengan cepat menjalar dan membesar, membuat bangunan semi permanen itu tak terselamatkan.

Tayang:
Editor: Ilham Mulyawan
zoom-inlihat foto Ditinggal Layani Pembeli Api Hanguskan Kios Warga di Pasangkayu 3 Motor dan Uang Rp100 Juta Hangus
Tribun-Sulbar.com/Polres Pasangkayu
Kebakaran Rumah - rumah di Dusun Tabarodea, Desa Pedanda 1, Kecamatan Pedongga, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat terbakar hingga tak tersisa. Kejadian itu terjadi pada Jumat (16/1/2026) sore. Rumah yang sekaligus difungsikan sebagai kios milik warga bernama Krista Wulandari, ludes dilalap si jago merah. 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Sebuah rumah di Dusun Tabarodea, Desa Pedanda 1, Kecamatan Pedongga, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat terbakar hingga tak tersisa.

Kejadian itu terjadi pada Jumat (16/1/2026) sore. 

Rumah yang sekaligus difungsikan sebagai kios milik warga bernama Krista Wulandari, ludes dilalap si jago merah.

Baca juga: IRT di Sendana Majene Ditemukan Tak Bernyawa dengan Mulut Berbusa Diduga karena Sakit

Baca juga: Profil Capt Andy Dahananto, Pilot Pesawat ATR 42-500 yang Hilang Kontak di Maros

Total kerugian ditaksir mencapai Rp600 juta.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 Wita, saat pemilik rumah tengah melayani pembeli di kiosnya. 

Tanpa disadari, api dari dapur dengan cepat menjalar dan membesar, membuat bangunan semi permanen itu tak terselamatkan.

Mengetahui kejadian tersebut, Pamapta Polres Pasangkayu bersama piket fungsi bergerak cepat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Aparat kepolisian langsung melakukan pengamanan lokasi, pendataan korban dan kerugian, serta membantu proses penanganan kebakaran bersama warga dan petugas pemadam kebakaran.

Berdasarkan keterangan di lapangan, kebakaran bermula sekitar pukul 16.30 Wita. 

Rebus Air

Saat itu Krista Wulandari sedang merebus air menggunakan kompor gas untuk membuat kopi. 

Namun, ia kemudian keluar rumah untuk melayani pembeli tanpa mematikan kompor. 

Setelah selesai berjualan, ia sempat berbincang dengan suami dan iparnya, hingga mendadak melihat kobaran api sudah membesar dari arah dapur.

Panik melihat api yang kian membesar, Krista Wulandari berteriak meminta pertolongan warga. 

Ia bahkan sempat kembali masuk ke rumah untuk menyelamatkan neneknya yang sedang sakit. 

Setelah berhasil keluar, korban mengalami pingsan akibat syok, sementara warga sekitar berupaya memadamkan api dengan alat seadanya.

Karena api tak kunjung terkendali, sekitar pukul 17.00 Wita Sekretaris Desa Pedanda, Cipto Wiyono, segera menghubungi Tim Pemadam Kebakaran

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved