Pemkab Pasangakayu
Hari Desa Nasional, PMD Pasangkayu Optimistis Perkuat BUMDes dan Koperasi Merah Putih
Kepala Dinas PMD Kabupaten Pasangkayu, Nyoman Suandi, mengaku optimistis sejumlah program strategis desa
Penulis: Taufan | Editor: Abd Rahman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/ewgtwrgtr.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU-Momentum peringatan Hari Desa Nasional dimanfaatkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Pasangkayu untuk menegaskan komitmen memperkuat pembangunan desa melalui berbagai program pemberdayaan.
Kepala Dinas PMD Kabupaten Pasangkayu, Nyoman Suandi, mengaku optimistis sejumlah program strategis desa dapat berjalan maksimal sepanjang 2026.
Hal tersebut disampaikannya usai mengikuti upacara peringatan Hari Desa Nasional yang digelar di halaman Kantor Bupati Pasangkayu, Kamis (16/1/2026).
Baca juga: Cek Kunci Jawaban Fisika Kelas 11 Halaman 60 61, Hitung Jarak Pesawat hingga Gerak Parabola
Baca juga: Wacana Pilkada Lewat DPRD, Ketua HMI Mateng : Cederai Semangat Reformasi dan Demokratisasi
Menurut Nyoman, salah satu fokus utama PMD Pasangkayu adalah penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta Koperasi Merah Putih sebagai penggerak ekonomi desa.
“BUMDes dan koperasi menjadi tulang punggung ekonomi desa. Kita dorong agar pengelolaannya semakin profesional, transparan, dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Nyoman.
Selain penguatan sektor ekonomi desa, PMD Pasangkayu juga menaruh perhatian serius pada pemberdayaan lembaga-lembaga desa, seperti LPM, PKK, Karang Taruna, hingga kelompok-kelompok masyarakat desa lainnya.
Pemberdayaan tersebut diharapkan mampu meningkatkan partisipasi warga dalam pembangunan serta memperkuat kelembagaan desa agar lebih mandiri dan berdaya saing.
Nyoman menjelaskan, PMD Pasangkayu juga terus melakukan pendampingan dan pembinaan kepada pemerintah desa agar setiap program yang dijalankan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Untuk memastikan BUMDes berjalan tepat sasaran, kami melakukan pendampingan rutin, evaluasi berkala, serta penguatan kapasitas pengelola. Mulai dari perencanaan usaha, pengelolaan keuangan, hingga pemanfaatan potensi lokal desa,” jelasnya.
Ia berharap, melalui sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, serta seluruh elemen masyarakat, desa-desa di Kabupaten Pasangkayu dapat tumbuh sebagai desa yang mandiri, maju, dan berkelanjutan.
“Dengan semangat Hari Desa Nasional, kita ingin desa menjadi garda terdepan pembangunan. Jika desa kuat, maka daerah dan Indonesia juga akan semakin kuat,” tutup Nyoman.(*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan
| Musrenbang RKPD 2027 Pasangkayu Digelar di Pantai, Kartini: Inovasi di Tengah Efisiensi |
|
|---|
| Perkuat Pembangunan Berbasis Data, Diskominfo Pasangkayu Luncurkan Buku Statistik Sektoral 2025 |
|
|---|
| Dua Bulan Menjabat, Kadis Kominfopers Prioritaskan Penguatan Kerja Sama dengan Media |
|
|---|
| Propemperda dan Renja 2026 Pemkab Pasangkayu Disetujui Bersama DPRD |
|
|---|
| Dilantik Jadi Asisten Pemerintahan Badaruddin Siap Tingkatkan Pelayanan Publik di Pasangkayu |
|
|---|