sekolah rakyat
Pembangunan Sekolah Rakyat di Pasangkayu Terkendala Pengadaan Lahan
Namun, sampai saat ini pihak perusahaan belum memberikan jawaban resmi terkait permintaan tersebut.
Penulis: Taufan | Editor: Abd Rahman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/FREYH5UJ67.jpg)
Ringkasan Berita:
- Pembangunan Sekolah Rakyat di Pasangkayu terhambat karena kendala pengadaan lahan
- Pemerintah daerah sedang menunggu persetujuan dari pihak perusahaan untuk mendapatkan lahan seluas kurang lebih 10 hektar di Kecamatan Tikke Raya.
- Proposal dan gambar pembangunan sekolah sudah siap dan akan diperbarui Bupati untuk diajukan kembali ke kementerian.
TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU-Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Pasangkayu hingga saat ini masih menemui kendala terkait pengadaan lahan.
Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pasangkayu, Moh Zain Machmoed, saat ditemui usai menghadiri kegiatan di Aula Hotel Trisakti, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, Senin (8/12/2025).
Menurut Zain, pemerintah daerah saat ini tengah melakukan permohonan lahan seluas kurang lebih 10 hektar ke salah satu perusahaan di wilayah Pasangkayu.
Baca juga: Astrologi, Dua Zodiak Ini Hadapi Tekanan Hubungan Jelang Akhir Tahun 2025
Baca juga: Polisi Ingatkan Warga Pasangkayu, Praktik Rentenir Tanpa Izin Dapat Dipidana 1 Tahun
Namun, sampai saat ini pihak perusahaan belum memberikan jawaban resmi terkait permintaan tersebut.
“Kalau luas lahannya hanya 5 hektar, sebenarnya lahan itu sudah tersedia dan bisa digunakan," ujarnya.
Hanya saja kata Zain, setelah adanya ekstensi dari Kementerian Sosial, luas lahan yang dibutuhkan bertambah menjadi 7,8 hektar.
Sehingga saat ini masih menunggu persetujuan dari pihak perusahaan.
Sekda menambahkan, jika permohonan lahan tersebut disetujui, pembangunan Sekolah Rakyat akan ditempatkan di Kecamatan Tikke Raya.
“Baket dan gambar untuk pembangunan sekolah sudah tersedia. Proposalnya sendiri akan diperbarui oleh Bupati untuk kemudian diajukan kembali ke kementerian terkait,” tambahnya.
Lebih lanjut, Zain menyampaikan harapannya agar proses ini dapat berjalan lancar.
“Kami berharap proposal yang sudah dikomunikasikan dengan kementerian terkait dapat segera mendapatkan persetujuan,"katanya.
Dengan begitu, pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses pendidikan di Kabupaten Pasangkayu.
Pemerintah Kabupaten Pasangkayu menargetkan pembangunan sekolah ini dapat menampung ribuan siswa dari berbagai tingkatan pendidikan dasar, sekaligus menjadi pusat pendidikan yang berkualitas di wilayah Tikke Raya.
Diharapkan, setelah lahan tersedia dan proposal disetujui, proses konstruksi dapat dimulai dalam waktu dekat sehingga program pendidikan ini tidak mengalami penundaan lebih lama.
| Tindak Lanjuti Program Sekolah Rakyat, Dinsos Mamuju Tengah Kunjungi Kemensos RI |
|
|---|
| Syarat dan Cara Daftar PPPK Tenaga Pendidik di Sekolah Rakyat 2025, Cek Formasinya! |
|
|---|
| Tak Tahan Diperantauan, 3 Guru Sekolah Rakyat di Polman Mundur, IGI Minta Rekrutmen Dievaluasi |
|
|---|
| Tiga Guru Sekolah Rakyat Polman Mengundurkan Diri, Alasan Tak Kuat Merantau |
|
|---|
| 100 Siswa SR Jalani MPLS, Mulai Nginap Meski Renovasi Asrama Belum Rampung |
|
|---|