Pasangakayu

Damkar Pasangkayu Evakuasi Anak Ular Piton

Ular batik itu muncul di tengah cuaca sedang hujan, membuat petugas berhati-hati saat evakuasi.

Penulis: Taufan | Editor: Abd Rahman
Taufan/Taufan
EVAKUASI ULAR-Petugas Damkar Pasangkayu saat mengevakuasi ular yang masuk ke rumah warga, di jalan Moh Hatta, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, Rabu (3/12/2025). 

 

Ringkasan Berita:
  • Seekor ular piton batik ditemukan masuk ke pemukiman warga di Jalan Moh Hatta, Kelurahan Pasangkayu, pada Rabu (3/12/2025)
  • Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pasangkayu segera mengevakuasi ular tersebut setelah dilaporkan warga.
  • Proses evakuasi dilakukan di tengah cuaca hujan. Danru Piket Damkar Wahyuda memastikan evakuasi berjalan lancar dan situasi di lokasi sudah aman tanpa adanya korban luka dari warga.

 

TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU- Ular piton masuk ke pemukiman warga di Jl Moh Hatta, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu berhasil dievakuasi petugas Damkar Pasangkayu, Rabu (3/12/2025).

Ular batik itu muncul di tengah cuaca sedang hujan, membuat petugas berhati-hati saat evakuasi.

Kemunculan ular pemangsa tersebut dilaporkan oleh warga bernama Zul sekitar pukul 10.06 Wita pagi.

Baca juga: 17 Posisi Lowongan Kerja untuk Tamatan SMA, D3 dan S1 Terbuka di PT Indomobil Finance

Baca juga: Siap-siap Gigit Jari, PNS Pemkab Mamuju Tidak Terima TPP 2026, Kontrak PPPK Tak Lanjut

Pemadam kebakaran pun langsung terjun ke lokasi membawa sejumlah alat evakuasi.

Petugas yang terlibat di lapangan antara lain anggota pemadam kebakaran dan Danru Piket Wahyuda. 

Wahyuda menjelaskan  tim langsung mengevakuasi ular tersebut dan memastikan tidak ada warga yang berada di sekitar lokasi yang berisiko.

“Situasi di lokasi sudah aman dan terkendali. Tidak ada korban dalam kejadian ini,” ujar Wahyuda saat dikonfirmasi.

Fenomena munculnya ular piton ini menjadi perhatian tersendiri bagi warga, mengingat hewan liar sering terlihat lebih aktif saat cuaca hujan. 

Kondisi basah dan lembap dapat membuat ular keluar dari sarangnya, sehingga masyarakat diimbau tetap waspada terutama di area pemukiman dekat semak, sungai, atau lokasi yang biasanya menjadi habitat reptil.(*)

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved