Berita Pasangkayu
Aliansi Pemuda dan Masyarakat Demo PT Palma Pasangkayu Terkait Dugaan Pencemaran Limbah
Ia menyampaikan keluhan para petambak yang mengalami kerugian akibat dugaan pencemaran limbah dari PT Palma Sumber Lestari.
Penulis: Taufan | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Aliansi-Pemuda-dan-Mahasiswa-Demo-PT-Palma-Sumber-Lestari-Pasangkayu.jpg)
Ringkasan Berita:
- Puluhan pemuda, mahasiswa, dan masyarakat demo di PT Palma Sumber Lestari Pasangkayu terkait dugaan pencemaran limbah.
- Massa menuntut perusahaan mematuhi SOP, menyelesaikan kerugian petambak, dan memenuhi komitmen perekrutan tenaga kerja lokal.
- Audiensi digelar dengan perusahaan dan kepolisian; perusahaan menyatakan ganti rugi akan dibahas dengan pimpinan pusat.
TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Puluhan pemuda, mahasiswa, dan masyarakat tergabung dalam Aliansi Pemuda, Masyarakat, dan Mahasiswa Peduli Lingkungan Sulawesi Barat , demo PT Palma Sumber Lestari, Desa Kasano, Kecamatan Baras, Kabupaten Pasangkayu, Senin (2/12/2025).
Aksi ini, diikuti sekitar 15 orang, dengan menggunakan lima sepeda motor dan satu mobil.
Massa berkumpul terlebih dahulu di halaman rumah salah satu penanggung jawab aksi, Haryadi, di Dusun Burangge, sebelum bergerak menuju lokasi aksi.
Baca juga: DPRD Sulbar Soroti Pelanggaran Izin dan Limbah PT Palma di Pasangkayu Pertanyakan Kinerja DLH
Dalam orasinya, Dandi Sopyan dari IPMA, Pasangkayu menegaskan aksi yang digelar bersifat damai.
Ia menyampaikan keluhan para petambak yang mengalami kerugian akibat dugaan pencemaran limbah dari PT Palma Sumber Lestari.
“Hasil panen ikan menurun drastis sejak adanya pencemaran limbah. Kami berharap perusahaan menjalankan SOP dan menyelesaikan masalah ini secepatnya,” ujar Dandi.
Sementara Korlap aksi, Sultan Aji Putra, menekankan bahwa massa tidak menghalangi aktivitas pembongkaran di pabrik.
Ia juga menagih komitmen perusahaan terkait perekrutan tenaga kerja lokal, yakni 60 persen warga lokal dan 40 persen dari luar daerah.
“Aksi ini kami lakukan semata-mata untuk mencari keadilan bagi masyarakat terdampak,” tegas Sultan, saat dikonfirmasi, Selasa (2/12/2025).
Setelah melakukan orasi, aliansi menggelar audiensi dengan pihak perusahaan dan aparat kepolisian.
Hadir dalam pertemuan tersebut Kabag Ops Polres Pasangkayu, Kompol Andri Aryansyah, perwakilan PT Palma Sumber Lestari, serta anggota aliansi.
Dalam pertemuan, Korlap Sultan kembali menegaskan limbah pabrik telah mengalir ke sungai dan merusak tambak.
Sementara pihak perusahaan menyatakan proses pembangunan Line Aplikasi masih berlangsung dan ganti rugi akan dibahas dengan pimpinan pusat.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan
| Diduga Rem Blong, Truk CPO Tabrak Motor di Pasangkayu, Pasutri Dilarikan ke Puskesmas |
|
|---|
| Truk CPO Tabrak Motor di Karya Bersama Pasangkayu, Pasutri Terluka Dilarikan ke Puskesmas |
|
|---|
| Sarang Tawon Vespa Seukuran Bola Ancam Keselamatan Anak TK, Damkar Pasangkayu Evakuasi |
|
|---|
| Warga Keluhkan LPG Langka, Diskoperindag Pasangkayu Rencana Tambah Pangkalan di Bambaira |
|
|---|
| Minyakita Langka di Kios, Stok Melimpah di RPK Bulog Pasangkayu Dijual Sesuai HET |
|
|---|