Banjir Bandang Sumatera
Kesedihan Selimuti Perayaan Natal di Tapanuli Selatan
Sebagian pengungsi merayakan Natal dari posko pengungsian ke HKBP Huta Godang. Jaraknya cukup jauh, sekitar 15 kilometer.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/TIM-SAR-gabungan-evakuasi-korban-banjir-longsor-meninggal-dunia-di-Aceh-Sumut-dan-Sumbar.jpg)
Ringkasan Berita:
- Korban banjir bandang di Tapanuli Selatan merayakan Natal 2025 dalam suasana duka dan trauma di pengungsian.
- Sebagian warga menempuh perjalanan jauh demi beribadah, sementara bantuan kemanusiaan masih terus disalurkan.
- BNPB mencatat 1.135 korban tewas akibat banjir di Aceh dan Sumatera Utara, dengan 173 orang masih dinyatakan hilang.
TRIBUN-SULBAR.COM - Duka masih menyelimuti para korban banjir bandang di Tapanuli, Selatan Sumatera Utara.
Para korban yang beragama nasrani, seharusnya bergembira menyambut perayaan natal 2025.
Namun, bencana banjir bandang pada 25 November 2025 mengubah semuanya.
Baca juga: Peringatan Dini BMKG: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sulbar Malam Ini 26 Desember 2025
Para korban banjir hingga saat belum mendapatkan kepastian tempat tinggal.
Mereka tinggal di tenda-tenda pengusian, merayakan natal dengan kesedihan.
Diberitakan Tribunnews.com, salah satu warga Holtes Manalu, warga Huta Godang, Batangtoru, Tapanuli Selatan.
Ia mengaku berusaha menguatkan hati di tengah perayaan natal tahun ini.
Rasa trauma masih menyelimuti mereka.
Sebagian pengungsi merayakan Natal dari posko pengungsian ke HKBP Huta Godang. Jaraknya cukup jauh, sekitar 15 kilometer.
Rumahnya di Huta Godang sudah hancur.
"Demi merayakan Natal tahun ini, saya pulang pergi dari posko pengungsian ke gereja. Saya ingin menikmati suasana Natal di kampung sendiri," kata Hotler.
Sebelum Natal tiba, ia dan para warga lainnya merasa trauma, masih terbayang-bayang banjir bandang yang sudah menengelamkan rumah.
Pada perayaan Natal hari ini, jemaat bisa merasakan betul ajaran kasih Tuhan yang membawa suka cita dan kedamaian hati.
Apalagi tadi para jemaat mendapatkan pembagian sembako.
| Harga TBS Jeblok, Petani Sawit di Pasangkayu Merintih Hasil Panennya Tak Terbeli |
|
|---|
| Manipulasi Narasi Digital & Profesionalisme Penegakan Hukum: Melawan Arus Trial by Social Media |
|
|---|
| Intip Ramalan Shio Hari Ini, Peluang Karier Shio Kerbau Terbuka, Bagaimana Shio Anjing? |
|
|---|
| Rumah Warga di Pasangkayu Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik |
|
|---|
| BMKG Catat 10 Gempa Guncang Sulawesi dan Sekitarnya Jumat 22 Mei 2026, Magnitudo Terbesar 3,1 |
|
|---|