Hilirisasi
Perkuat Hilirisasi Petrokimia, KPI Perpanjang Kerja Sama Strategis dengan Pertachem
Selain itu, ini merupakan komitmen KPI dalam menjalankan agenda hilirisasi petrokimia untuk mendukung perekonomian nasional.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/KPI-perpanjang-kerja-sama-dengan-PT-Pertamina-Petrochemical-Trading-Pertachem.jpg)
Ringkasan Berita:
- KPI memperpanjang kerja sama jual beli produk petrokimia dengan Pertachem sebagai wujud komitmen hilirisasi untuk mendukung perekonomian nasional.
- Kerja sama yang terjalin sejak 2021 diperluas melalui tiga perjanjian mencakup produk aromatik, olefin, resin polytam, dan special chemical.
- Sinergi ini diharapkan memperkuat ketahanan industri petrokimia nasional serta memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) secara konsisten memperkuat bisnisnya di bidang produk petrokimia.
Selain itu, ini merupakan komitmen KPI dalam menjalankan agenda hilirisasi petrokimia untuk mendukung perekonomian nasional.
Upaya itu ditandai dengan perpanjangan kerja sama jual beli produk petrokimia antara KPI dengan PT Pertamina Petrochemical Trading (Pertachem).
Baca juga: Pertamina Pastikan Distribusi BBM Adil, Minta SPBU Jangan Curang!
Penandatanganan perpanjangan kerja sama dilakukan di Jakarta dan dihadiri oleh jajaran direksi dan management kedua perusahaan serta beberapa Mitra Strategis dari Sektor Petrokimia dalam negeri, Jumat (19/12/2025).
Direktur Optimasi Feedstock & Produk KPI, Erwin Suryadi mengatakan, perpanjangan kerja sama antara antara KPI dan Pertachem merupakan wujud nyata komitmen Pertamina dalam menjalankan agenda hilirisasi yang tengah digalakkan pemerintah.
“Kerja sama ini bukan hanya soal bisnis, tetapi juga bagian dari upaya bersama untuk memperkuat ketahanan industri petrokimia nasional dan mendukung agenda hilirisasi industri,”ujar Erwin.
Rantai hilirisasi ini tentunya tidak hanya berhenti di Pertamina, namun juga memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas pada masyarakat.
Kerja sama antara KPI dan Pertachem sendiri telah terjalin selama empat tahun, sejak 2021.
Kini komitmen kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan tiga perjanjian penting dalam rangka memperpanjang dan memperluas kerja sama strategis di sektor petrokimia.
Penandatanganan ini mencakup perpanjangan perjanjian jual beli produk aromatic, olefin dan resin polytam, serta perjanjian baru untuk penjualan produk special chemical.
Aji Danardono selaku VP Commercial & Sales PT KPI menjelaskan, industri petrokimia memiliki peluang yang besar di Indonesia.
Salah satunya karena industri tersebut juga dapat menopang sektor renewable energy.
Dengan fondasi yang kuat ini, Aji berharap, kerja sama KPI dan Pertachem menjadi motor penggerak industri petrokimia nasional.
“Sinergitas dan kolaborasi di dalam ekosistem Pertamina menjadi kunci, karena tujuan kita adalah agar produk-produk kita bisa terserap oleh Industri sehingga hasilnya bisa memberikan manfaat pada masyarakat,” jelas Aji.
| 2 Warga Sulsel Ditawan Israel Dibebaskan? Menlu Sugiono Sebut Bukan Penculikan |
|
|---|
| SDK Sebut Eksploitasi LTJ di Mamuju Masih Lama Masih Riset 10 Hingga 20 Tahun |
|
|---|
| Pentingnya Nalar Kritis di Tengah Arus Teknologi |
|
|---|
| Rahim Minta Pemprov Sulbar Pertimbangkan Ulang Kebijakan WFH, Singgung Modus Pengurangan Pegawai |
|
|---|
| Gubernur Sulbar Dukung Penuh Atlet MF Taekwondo Berlaga di Patriot Indonesia Taekwondo Championship |
|
|---|