Kamis, 4 Juni 2026

Haji 2026

Pesawat Haji Delay Berjam-jam Garuda Indonesia Kena Teguran Dahnil

Dahnil menghubungi pihak maskapai dan menyatakan, terjadi kepadatan di terminal haji Bandara King Abdulaziz International.

Tayang:
Editor: Ilham Mulyawan
zoom-inlihat foto Pesawat Haji Delay Berjam-jam Garuda Indonesia Kena Teguran Dahnil
Tribun-Sulbar.com/Tangkapan Layar
TEGUR GARUDA - WakiL menteri haji DahniL Aznar Simanjuntak saat memberi keterangan terkait keterlambatan kepulangan jamaah haji dari Tanah Suci ke Indonesia diakrenakan pesawatn garuda delay. Teguran sudah dilayangkan 

 

Laporan langsung wartawan Tribunnews.com dan Media Center Haji dari Arab Saudi, Sri Juliati

TRIBUN-SULBAR.COM - Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjutak menegur maskapai Garuda Indonesia terkait pesawat jemaah haji yang delay berjam-jam di Jeddah, Rabu (3/6/2026).

Diketahui, pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 7603 rute Jeddah-Jakarta yang membawa jemaah haji asal embarkasi Banten (JKB) 2 mengalami delay sejak pukul 15.55 Waktu Arab Saudi.

Baca juga: DPRD Soroti Sekolah Rakyat di Sulbar Dikerjakan 750 Pekerja Impor Serapan Tenaga Lokal Minim

Baca juga: Pengurus Korpri Mamuju Tengah Dikukuhkan Wabup Askary Minta ASN perbanyak Inovasi Sektoral

Mengutip dari akun Instagram @iamayib, jemaah baru masuk ke dalam pesawat sekira pukul 10.00 WAS dan terbang satu jam kemudian.

Akun iamayib juga menyebut, di dalam rombongan itu terdapat sejumlah jemaah haji lansia dan mereka tidak menerima kompensasi berupa makan malam.

Terkait hal ini, Dahnil menghubungi pihak maskapai dan menyatakan, terjadi kepadatan di terminal haji Bandara King Abdulaziz International.

Imbas dari kepadatan lalu lintas penerbangan tersebut menyebabkan pesawat Garuda Indonesia yang seharusnya terbang pada pukul 15.55 WIB mengalami delay.

"Kami sampaikan kepada maskapai terkait dengan delay, harus ada kompensasi baik berbentuk penyediaan meal atau makanan maupun kompensasi-kompensasi yang lain yang itu membuat jemaah tetap nyaman," ukar Dahnil kepada tim Media Center Haji (MCH) di Kantor Urusan Haji, Jeddah.

Pihak maskapai, lanjut Dahnil, sudah sepakat akan memberikan kompensasi dalam bentuk ekstra pelayanan atau lainnya.

"Kami berharap dari Garuda melakukan dan menunaikan hal tersebut," ucapnya.

Wamenhaj mengaku juga telah menegur Garuda Indonesia agar lebih berhati-hati terkait jadwal penerbangan agar tidak terjadi peristiwa serupa.

Kalau pun terjadi delay, Dahnil berharap, maskapai dapat berkoordinasi langsung dengan pihak Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) agar bisa diantisipasi sehingga jemaah tidak perlu menunggu terlalu lama.

"Yang jelas terhadap delay tadi malam karena ada traffic yang sangat padat dan Garuda dipastikan akan memberikan kompensasi kepada jemaah," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved