DPRD Sulbar
Komisi II DPRD Sulbar Soroti Rendahnya Realisasi PAD dan Program APBD 2026
Dalam rapat tersebut, Komisi II menyoroti masih rendahnya realisasi kegiatan dan capaian PAD yang dinilai belum sesuai dengan target .
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Komisi-II-DPRD-Provinsi-Sulawesi-Barat-menggelar-rapat-monitoring-dan-evaluasi-monev.jpg)
Ringkasan Berita:
- Komisi II DPRD Sulbar menyoroti rendahnya realisasi PAD dan pelaksanaan program APBD 2026 yang masih di bawah target
- Realisasi PAD Sulbar baru mencapai sekitar 28 persen, sementara target pada periode yang sama seharusnya sudah melampaui 48 persen.
- Komisi II meminta OPD mempercepat pelaksanaan program, memaksimalkan potensi PAD, serta meningkatkan kinerja dan pengawasan pada semester berikutnya.
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026 serta evaluasi realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2026 bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra kerja, Kamis (4/6/2026).
Rapat tersebut dipimpin Anggota Komisi II DPRD Sulbar, Habsi Wahid, Jumiaty Mahmud, dan Haeruddin serta dihadiri tujuh OPD, yakni Dinas Perkebunan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), serta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
Dalam rapat tersebut, Komisi II menyoroti masih rendahnya realisasi kegiatan dan capaian PAD yang dinilai belum sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Baca juga: DPRD Sulbar Sindir Balik SDK, Pertanyakan Lapangan Kerja di Tengah Turunnya Pengangguran
“Percepatan realisasi kegiatan harus disesuaikan dengan jadwal pelaksanaan dan target yang telah ditetapkan. Jangan sampai program yang telah dianggarkan mengalami keterlambatan pelaksanaan,” tegas Habsi Wahid.
Komisi II Minta OPD Maksimalkan Potensi PAD
Komisi II juga meminta seluruh OPD memaksimalkan potensi pendapatan daerah yang telah tersedia guna meningkatkan capaian PAD Sulawesi Barat.
Menurut Komisi II DPRD, realisasi PAD Sulbar hingga saat ini baru berada di kisaran 28 persen. Angka tersebut dinilai masih jauh dari target yang seharusnya telah melampaui 48 persen pada periode yang sama.
“Potensi PAD yang sudah ada harus dimaksimalkan. Capaian saat ini masih perlu ditingkatkan agar target pendapatan daerah dapat tercapai sesuai perencanaan,” ujar Habsi Wahid.
Dalam evaluasi tersebut, Komisi II memberikan apresiasi kepada Dinas Perkebunan yang berhasil memenuhi bahkan melampaui target PAD yang telah ditetapkan.
Selain itu, Komisi II juga meminta agar rekomendasi pelaksanaan kegiatan yang telah disampaikan oleh BPKAD segera ditindaklanjuti, terutama program-program yang berdampak langsung kepada masyarakat.
“Keterbatasan anggaran bukan menjadi alasan untuk tidak memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Yang dibutuhkan adalah kreativitas dan komitmen dalam menjalankan program,” kata Jumiaty Mahmud.
Komisi II DPRD Sulbar berharap seluruh OPD dapat meningkatkan kinerja dan mempercepat pelaksanaan program kerja sehingga target pembangunan daerah maupun pendapatan daerah dapat tercapai secara optimal pada tahun anggaran 2026, sesuai dengan yang diharapkan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka.
Dari hasil rapat tersebut, Komisi II juga mencatat bahwa rata-rata realisasi kegiatan OPD mitra Komisi II masih berada di bawah target yang telah ditentukan sehingga diperlukan langkah percepatan dan pengawasan yang lebih efektif pada semester berikutnya. (*)
| DPRD Soroti Sekolah Rakyat di Sulbar Dikerjakan 750 Pekerja 'Impor' Serapan Tenaga Lokal Minim |
|
|---|
| DPRD Sulbar Susun Rencana Kerja 2026, Perkuat Fungsi Legislasi, Anggaran dan Pengawasan |
|
|---|
| Komisi I DPRD Sulbar Terima Kunker DPRD Sidrap, Bahas Penguatan Fungsi Kedewanan |
|
|---|
| Bapenda dan Komisi II DPRD Sulbar Kunker ke Sulsel, Pelajari Strategi Tingkatkan PAD |
|
|---|
| DPRD Sulbar Usul 5.772 Pokok Pikiran di Musrenbang RKPD 2027, Ini Rinciannya! |
|
|---|