Polisi Dipukul
Kapolda Adi Deriyan Temui AN Pendemo Pukul Polisi di Mamuju, Pertemuan Tertutup di Ruang Kapolres
Kedatangan jenderal bintang dua ini dilakukan untuk menemui langsung demonstran yang menjadi pelaku pemukulan
Penulis: Suandi | Editor: Ilham Mulyawan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Tersangka-pemukulan-ditemui-kapolda.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - AN (36) pendemo yang memukul anggota polisi saat aksi unjuk rasa di depan Kantor Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi Barat, kini sudah mengenakan baju tahanan berwarna oranye, pertanda dia telah ditetapkan tersangka.
Lengkap tulisan tahanan di bagian depan.
Terlihat tersangka juga mengenakan masker berwarna biru, kemudian kedeua tangannya diikat menggunakan kabel ties.
Baca juga: 2 Anjing Pelacak Peres dan Bono Sukses Temukan AN Pendemo Pukul Polisi di Mamuju
Baca juga: DPRD Soroti Sekolah Rakyat di Sulbar Dikerjakan 750 Pekerja Impor Serapan Tenaga Lokal Minim
Uniknya, tersangka ditemui langsung Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Barat, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta.
Adi Deriyan mendatangi Markas Kepolisian Resor Kota (Mapolresta) Mamuju pada Rabu (3/6/2026) malam, tak lama setelah AN ditangkap di sebuah area perkebunan di Mamuju.
Kedatangan jenderal bintang dua ini dilakukan untuk menemui langsung demonstran yang menjadi pelaku pemukulan terhadap personel kepolisian.
Pantauan di lokasi, Irjen Pol Adi Deriyan tiba sekira pukul 19.35 WITA menggunakan mobil dinas berwarna abu-abu dengan nomor polisi 1-XXX.
Kapolda Sulbar tampil kasual dengan mengenakan baju kaos berwarna biru.
Kedatangannya langsung disambut barisan puluhan personel kepolisian yang telah bersiaga di halaman Mapolresta Mamuju.
Begitu turun dari mobil, Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi, tampak menyambut langsung sang Kapolda.
Tanpa basa-basi, keduanya segera melangkah masuk menuju ruang kerja Kapolresta Mamuju.
Begitu memasuki ruangan, Kapolda Sulbar langsung mengambil posisi duduk tepat di kursi yang berhadapan langsung dengan pelaku.
Sesaat sebelum memulai pembicaraan, Kapolda meminta Kapolresta untuk menutup pintu ruangan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan pada pukul 19.45 WITA, pertemuan tertutup di ruang kerja Kapolresta Mamuju masih berlangsung, dan agenda konferensi pers yang dijadwalkan pihak kepolisian terpantau belum dimulai.
Dilacak Anjing
Dua anjing pelacak dari unit K-9 Bernama Peres dan Bono dikerahkan mencari AN (36), demonstran yang memukul anggota polisi saat unjuk rasa di depan Kantor Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi Barat, Selasa (2/6/2026).