Sabtu, 23 Mei 2026

Pasar Murah Mamuju

Antrean Mengular, Paket Sembako Pasar Murah di Mamuju Ludes dalam 2 Jam

Mereka saling menjulurkan tangan, berebut giliran untuk menyodorkan kupon dan uang pas kepada petugas

Tayang:
Penulis: Suandi | Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Antrean Mengular, Paket Sembako Pasar Murah di Mamuju Ludes dalam 2 Jam
Suandi/Suandi
PASAR MURAH - Ratusan warga menyerbu operasi pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Mamuju di Lapangan Ahmad Kirang, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Jumat (22/5/2026) pagi. 

Ringkasan Berita:
  • Ratusan warga memadati operasi pasar murah di Lapangan Ahmad Kirang Mamuju hingga seluruh bahan pokok habis terjual hanya dalam dua jam.
  • Komoditas paling diminati warga meliputi beras SPHP, minyak goreng, telur, cabai, dan gas elpiji 3 kilogram dengan harga sekitar 10 persen lebih murah dari pasaran.
  • Dinas Ketahanan Pangan Mamuju memastikan operasi pasar kembali digelar besok dengan tambahan 300 tabung gas elpiji 3 kilogram yang pembeliannya wajib menggunakan KTP.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Ratusan warga menyerbu operasi pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Mamuju di Lapangan Ahmad Kirang, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Jumat (22/5/2026) pagi.

Tingginya antusiasme membuat seluruh pasokan bahan pokok yang disediakan ludes terjual hanya dalam waktu dua jam.

Berdasarkan pantauan di lokasi, suasana di area pasar murah tampak sangat padat dan riuh sejak pukul 07.30 WITA.

Baca juga: Incar Tiket ke Nasional, 37 SMP di Mamuju Tengah Tarung Bakat di Ajang FLS3N 2026

Baca juga: Jarak Tempuh Damkar 65 Kilometer, Rumah Warga di Lilimori Tak Bisa Diselamatkan dari Kebakaran

Warga yang didominasi emak-emak terlihat berdesak-desakan di depan meja pelayanan.

Mereka saling menjulurkan tangan, berebut giliran untuk menyodorkan kupon dan uang pas kepada petugas.

Beberapa warga bahkan tampak mengenakan helm mengantre di tengah teriknya matahari demi mengamankan komoditas pokok seperti beras, minyak goreng, telur, hingga gas elpiji 3 kilogram.

Di area dalam stan, petugas dari Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) tampak kewalahan membongkar tumpukan karung beras SPHP, krat telur, dan kardus minyak goreng untuk mengimbangi laju antrean warga yang terus menyemut.

Antisipasi Kebutuhan Jelang Idul Adha

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mamuju, Muhammad Akbar menjelaskan kegiatan ini merupakan hasil tindak lanjut dari rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang digelar dua hari sebelumnya.

Langkah ini diambil sebagai bentuk persiapan menghadapi Hari Raya Idul Adha 1447 H.

"Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat bagus. Kami menyediakan kebutuhan sesuai dengan apa yang menjadi keperluan menjelang Hari Raya Idul Adha," ujar Akbar saat ditemui di lokasi.
Dalam operasi pasar hari ini, pemerintah menggelontorkan sedikitnya 300 sak beras SPHP serta 6 karton tepung terigu kompas, di samping komoditas pelengkap lainnya.

Menurut Akbar, hampir seluruh komoditas yang dibawa langsung habis diserbu warga tanpa sisa, terutama komoditas utama dan bumbu dapur.

"Yang paling banyak diminati ini semuanya, mulai dari beras, bumbu-bumbu, cabai, minyak, dan yang paling utama itu gas elpiji," tambahnya.

Alasan Penerapan Sistem Kupon

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved