“Melalui kemitraan yang baik dengan pabrik kelapa sawit (PKS), diharapkan kelembagaan kelompok tani dapat semakin kuat,” ujarnya.
Rapat ini dihadiri berbagai pihak terkait, antara lain tenaga ahli bidang ekonomi yang menangani pangan dan pengendalian inflasi, OPD lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Dinas Perdagangan, Perindustrian Koperasi dan UKM, Dinas Perkimtanhub, Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Biro HUkum, dan Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan).
Turut hadir, Perwakilan Dinas Perkebunan Mamuju, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Mamuju Tengah, Dinas Perkebunan dan Peternakan Pasangkayu, Perwakilan Pabrik Kelapa Sawit (PT Surya Raya Lestari I, PT Surya Raya Lestari II, PT Pasangkayu, PT Letawa, PT Unggul Widya Teknologi Lestari, PT Manakarra Unggul Lestari, PT Trinity Palmas Plantation,PT MAS, PT Palma, Toscano, PT Wahana Karya Sejahtera Mandiri), Asosiasi Petani (Apkasindo, Aspekpir, SPKS) serta Kepolisian Daerah Provinsi Sulawesi Barat. (*)