Selasa, 2 Juni 2026

Transmigrasi Patriot

7 Kampus Top Indonesia Ini Bakal Kirim Mahasiswa Menetap di Mamuju 2,5 Tahun, Ini Program Diikuti

Iftitah menegaskan kehadiran para mahasiswa ini bukan sekadar untuk belajar teori, melainkan menjadi motor penggerak ekonomi.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto 7 Kampus Top Indonesia Ini Bakal Kirim Mahasiswa Menetap di Mamuju 2,5 Tahun, Ini Program Diikuti
Tribun-Timur
KUNKER MENTERI - Letkol (Purn) Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara resmi menjabat sebagai Menteri Transmigrasi dalam Kabinet Merah Putih. Ia dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) pada Jumat (18/7/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Tujuh kampus top Indonesia kirim mahasiswa ke Mamuju lewat Program Transmigrasi Patriot.
  • Mahasiswa menetap selama 2,5 tahun, terdiri 1,5 tahun kuliah dan 1 tahun pengabdian.
  • Fokus di Mamuju meliputi sektor pertambangan, pertanian, dan perkebunan dengan ITB sebagai mitra utama.

 

TRIBUN-SULBAR.COM - Program Transmigrasi Patriot akan mengirim mahasiswa dari tujuh kampus top Indonesia ke Mamuju.

Tujuh kampus tersebut yakni Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Insitut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Insitut Teknologi Sepuluh September (ITS), Universitas Padjajaran (Unpad), dan Universitas Diponegoro (Undip).

Di Mamuju, mahasiswa dari tujuh kampus elite tersebut, akan membangun ekosistem ekonomi baru sesuai dengan potensi daerah masing-masing.

Baca juga: Kalukku Mamuju Jadi Lokasi Pembangunan Mess Patriot Transmigrasi, Pusat Penelitian dan Pendidikan

Baca juga: Jejak Inspiratif Lisa Mahasiswi ITS: Lulusan Terbaik, Duta Lingkungan, hingga Ekspedisi Patriot 2025

Selain Mamuju, Menteri Menteri Transmigrasi RI, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanegara, juga akan mengirim ke Rempang, Batam, dan Merauke, Papua Selatan.

Ini merupakan program kolaborasi Kementerian Transmigrasi.

Iftitah menegaskan kehadiran para mahasiswa ini bukan sekadar untuk belajar teori, melainkan menjadi motor penggerak ekonomi.

"Tujuh universitas ini akan berkolaborasi, bersinergi untuk pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. Mereka akan menjadi motor penggeraknya," ujar Iftitah, di Kantor Kementrans RI, dikutip Tribun-Sulbar.com dari Tribunnews.com, Rabu (11/2/2026).

Khusus untuk Papua, Iftitah menekankan pentingnya peran universitas seperti UI dalam isu kesehatan lokal.

"UI akan membuka ilmu kesehatan masyarakat, utamanya untuk pemberantasan penyakit malariadi Papua," pungkasnya.

Pendaftaran program ini akan dibuka pada awal Maret 2026.

Mahasiswa akan menetap selama 2,5 tahun di lokasi.

Termasuk 1,5 tahun masa kuliah dan 1 tahun pengabdian masyarakat.

Berikut rinciannya:

1. Kawasan Rempang (Kepulauan Riau)

Fokus: Pengembangan Industri dan Kelautan (Mitra Utama: ITS)

ITS: Teknik Kelautan, Teknik Perkapalan, Teknik Sipil, dan Teknik Fisika Rekayasa Energi Terbarukan.

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved