Selasa, 7 April 2026

Bapperida Sulbar

Perkuat Akses Pendidikan, Bapperida Sulbar Manfaatkan Data Verval ATS Berbasis NIK

Langkah ini diwujudkan melalui pemanfaatan Dasbor Verifikasi dan Validasi (Verval) ATS 2026.

Tayang:
Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Perkuat Akses Pendidikan, Bapperida Sulbar Manfaatkan Data Verval ATS Berbasis NIK
Bapperida Sulbar/humas bapperida sulbar
PENANGANAN ATS - Bapperida Sulbar memanfaatkan Dasbor Verval ATS berbasis NIK untuk penanganan Anak Tidak Sekolah. Data terintegrasi dari Dapodik, EMIS, dan kependudukan memudahkan identifikasi anak usia sekolah yang belum tercatat. 

Ringkasan Berita:
  • Bapperida Sulbar memanfaatkan Dasbor Verval ATS berbasis NIK untuk penanganan Anak Tidak Sekolah.
  • Data terintegrasi dari Dapodik, EMIS, dan kependudukan memudahkan identifikasi anak usia sekolah yang belum tercatat.
  • Sistem ini memperkuat koordinasi lintas sektor dan mendukung kebijakan tepat sasaran agar seluruh anak di Sulbar mendapatkan pendidikan.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat upaya memastikan seluruh anak usia sekolah memperoleh hak pendidikan.

Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sulbar memanfaatkan data yang akurat, terintegrasi, dan berbasis sistem informasi nasional untuk penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS).

Langkah ini diwujudkan melalui pemanfaatan Dasbor Verifikasi dan Validasi (Verval) ATS 2026.

Baca juga: Perkuat Kinerja Berbasis Data, Bapperida Sulbar Sosialisasikan Aplikasi Digital ASN

Baca juga: Validasi Data ATS di Polman, Disdikbud Sulbar Gandeng Mahasiswa KKN IHS

Bapperida Sulbar berpartisipasi dalam sosialisasi Verval ATS 2026 secara daring yang digelar Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemdikdasmen.

Kegiatan ini menjadi strategi penting mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul.

Selain itu, sosialisasi memperkuat sinergi lintas sektor dalam penanganan ATS di Sulawesi Barat.

Bapperida diwakili Tim Perencana Ahli Muda Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Nur Sehan dan Nurhalia.

Nur Sehan menjelaskan, penanganan ATS berlandaskan amanat UUD 1945 Pasal 31 dan Perpres No. 3 Tahun 2026 tentang Pencegahan dan Penanganan Anak Tidak Sekolah.

Menurutnya, penanganan ATS mencakup tiga tahapan utama: identifikasi anak berdasarkan lokasi dan klasifikasi, intervensi sesuai permasalahan dan lembaga pelaksana, serta pemantauan berkelanjutan untuk memastikan efektivitas program.

Dasbor ATS Jadi Instrumen Penting Penanganan ATS

“Dasbor ATS adalah instrumen penting yang memuat data anak yang tidak tercatat aktif di satuan pendidikan,” jelas Nur Sehan.

Data anak Belum Pernah Bersekolah (BPB) diperoleh dari pemadanan data peserta didik pada Dapodik dan EMIS dengan data kependudukan Kementerian Dalam Negeri.

Pemadanan berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) memudahkan identifikasi anak usia sekolah yang belum tercatat di sistem pendidikan formal maupun pendidikan keagamaan.

Kepala Bapperida Sulbar, Amujib, menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dan kebijakan berbasis data melalui pemanfaatan Dasbor Verval ATS 2026.

Menurut Amujib, sistem ini menjadi instrumen strategis untuk merumuskan kebijakan tepat sasaran agar anak-anak kembali ke bangku sekolah.

Dengan pemanfaatan data terintegrasi dan kolaborasi lintas instansi, Pemprov Sulbar berharap penanganan ATS berjalan lebih cepat, tepat, dan berkelanjutan.

Langkah ini sekaligus memastikan hak pendidikan bagi seluruh anak di Sulawesi Barat terpenuhi secara merata.(*)

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved