Gubernur Sulawesi Barat
Gubernur Sulbar SDK Temui Pendahulunya Anwar Adnan Saleh di Jakarta
Pertemuan ini bukan sekadar temu kangen, melainkan simbol kesinambungan arah pembangunan Sulawesi Barat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Gubernur-Sulbar-SDK-duduk-bersama-Gubernur-Sulbar-2006-2016-Anwar-Adnan-Saleh-di-Jakarta.jpg)
Ringkasan Berita:
- Gubernur Sulbar Suhardi Duka bertemu mantan Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh di Jakarta.
- Pertemuan ini dinilai sebagai simbol kesinambungan dan kolaborasi pembangunan Sulawesi Barat.
- SDK menegaskan komitmen melanjutkan program baik dan memperbaiki kekurangan demi Sulbar yang maju dan sejahtera.
TRIBUN-SULBAR.COM, JAKARTA – Pertemuan hangat berlangsung di Jakarta, Sabtu (24/1/2026), yang mempertemukan dua tokoh utama Sulawesi Barat lintas generasi kepemimpinan.
Dalam suasana santai dan penuh keakraban, Gubernur Sulawesi Barat saat ini, Suhardi Duka, tampak duduk bersama mantan Gubernur Sulbar periode 2006–2016, H Anwar Adnan Saleh atau yang akrab disapa AAS.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris Daerah Sulawesi Barat, Dr Junda Maulana, serta mantan Sekretaris Provinsi Sulbar periode 2019–2024, Dr Muhammad Idris DP.
Baca juga: Gubernur SDK Bertolak ke Makassar, Besuk Wagub Salim Jalani Operasi
Selain itu, Abdul Jawas Ghani dari tim SDK–JSM juga terlihat mengikuti pertemuan tersebut.
Simbol Keberlanjutan Pembangunan Sulbar
Bincang ringan yang berlangsung menyiratkan makna mendalam.
Pertemuan ini bukan sekadar temu kangen, melainkan simbol kesinambungan arah pembangunan Sulawesi Barat.
Di satu meja sederhana, seolah bertemu masa lalu yang meletakkan fondasi pembangunan dan masa kini yang tengah berupaya mempercepat laju kemajuan daerah.
H Anwar Adnan Saleh dikenal luas sebagai Bapak Pembangunan Sulawesi Barat.
Pada masa kepemimpinannya, ia meletakkan dasar pembangunan infrastruktur dan memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah.
Fondasi tersebut kini menjadi pijakan bagi kepemimpinan selanjutnya.
Estafet kepemimpinan dilanjutkan oleh Suhardi Duka dengan pendekatan yang lebih kolaboratif dan inklusif.
SDK merangkul seluruh elemen masyarakat untuk mendorong percepatan terwujudnya Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera.
Baca juga: Konflik Warga dan Perusahaan Sawit di Desa Ako Pasangkayu Kembali Memanas, Alat Berat Nyaris Dibakar
Gubernur Suhardi Duka kerap menegaskan bahwa setiap pemimpin memiliki jasa dalam membangun daerah.
“Semua gubernur dan pemimpin sebelumnya bekerja dengan baik. Yang bagus kita teruskan, yang belum baik kita perbaiki agar menjadi lebih baik,” demikian prinsip yang ia pegang.
Pertemuan tersebut menjadi pesan kuat bahwa pembangunan daerah tidak lahir dari rivalitas, melainkan dari kesinambungan.
Dari Jakarta, Sulawesi Barat seolah menegaskan arah langkahnya ke depan dengan menghormati jejak kebaikan masa lalu demi masa depan yang lebih maju dan sejahtera.(*)
| Hadiri Wisuda UNSUMA, Gubernur SDK: Lulusan Siap Kerja dan Kuasai Bahasa Asing! |
|
|---|
| Setahun Menjabat Gubernur Sulbar, Aproval Rating Suhardi Duka Capai 81,5 Persen |
|
|---|
| Simalakama UU HKPD |
|
|---|
| Dari Natal Kerukunan ke Isra Mikraj, Gubernur SDK Tegaskan Sulbar Rumah Toleransi |
|
|---|
| Gubernur Sulbar Janji Kucurkan Rp 43 Miliar untuk Pembangunan Mamasa Tahun 2026 |
|
|---|